Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku baru-baru ini menggelar bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menampilkan berbagai produk karya warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas II Ambon. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memperluas jangkauan pemasaran produk-produk hasil pembinaan kepada masyarakat luas.
Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyatakan bahwa bazar ini menjadi bukti nyata potensi besar WBP dalam berkarya dan berkontribusi positif bagi perekonomian. Produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai ekonomis, tetapi juga menunjukkan kualitas serta daya saing yang patut diperhitungkan jika terus didukung pemasarannya.
Bazar UMKM ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, dengan Lapas Kelas II Ambon menjadi pusat kegiatan. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka akses pasar lebih luas dan membangun kepercayaan publik terhadap kualitas produk yang dihasilkan oleh warga binaan.
Advertisement
Advertisement
Berbagai produk yang dipamerkan dalam bazar ini merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh unit pelaksana teknis pemasyarakatan di Maluku. Program ini mencakup beragam keahlian, mulai dari kerajinan tangan hingga produk kuliner khas daerah, yang menunjukkan keberagaman bakat para warga binaan.
Produk-produk yang ditawarkan sangat bervariasi, meliputi olahan rempah, minyak kayu putih, abon ikan, serta kerajinan berbahan mutiara dan kulit kerang yang indah. Selain itu, tenun khas Maluku yang otentik dan berbagai produk anyaman serta ukiran kayu turut memeriahkan pameran, menarik perhatian pengunjung dengan keunikan dan kualitasnya.
Tidak hanya itu, produk kuliner seperti kue dan olahan berbasis sagu juga turut dipasarkan dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari puluhan ribu hingga sekitar Rp1,5 juta per produk, bergantung pada jenis dan kualitasnya. Keberagaman produk ini menunjukkan upaya serius Kanwil Ditjenpas Maluku dalam mengembangkan keterampilan warga binaan.
Advertisement
Advertisement
Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku menekankan bahwa potensi produk warga binaan dapat terus berkembang dengan peningkatan kualitas produksi, pengemasan yang menarik, serta strategi pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan pasar digital. Adaptasi terhadap tren pasar menjadi kunci untuk memastikan produk-produk ini dapat bersaing di era modern.
Melalui kegiatan bazar ini, Kanwil Ditjenpas Maluku berupaya membuka akses pasar yang lebih luas dan membangun kepercayaan masyarakat bahwa produk warga binaan memiliki kelayakan untuk bersaing. Inisiatif ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan juga bagian integral dari proses reintegrasi sosial mereka setelah menjalani masa pidana.
Bazar UMKM ini terbuka untuk umum dan berhasil menarik antusiasme tinggi dari masyarakat Kota Ambon, yang menunjukkan dukungan positif terhadap program pembinaan dan pentingnya partisipasi publik dalam mendukung penerimaan sosial bagi warga binaan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Kegiatan bazar ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat administrator Kanwil Ditjenpas Maluku, kepala UPT pemasyarakatan se-Maluku, serta anggota Persatuan Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS). Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kemandirian warga binaan dan keberhasilan program pembinaan.
Selain itu, mitra kerja dari unsur TNI dan Polri juga turut hadir, menunjukkan sinergi antarlembaga dalam mendukung program pembinaan pemasyarakatan. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan potensi warga binaan dan memastikan keberlanjutan program.
Pada momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 ini, Ricky Dwi Biantoro menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, serta mendorong warga binaan menjadi pribadi yang mandiri dan produktif. Tujuannya adalah agar mereka siap kembali dan diterima dengan baik di tengah masyarakat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews