Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) di Kalimantan Selatan (Kalsel) baru-baru ini menghelat gerakan tanam serempak seluas 10 ribu hektare. Kegiatan masif ini dipusatkan di lokasi cetak sawah rakyat (CSR) Kecamatan Panyipatan. Gerakan ini merupakan bagian integral dari upaya percepatan tanam nasional yang melibatkan 17 provinsi di seluruh Indonesia.
Inisiatif ini bertujuan ganda, yakni untuk meningkatkan produksi pangan secara signifikan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan. Pelaksanaan gerakan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program-program pertanian berskala nasional.
Wakil Bupati Tanah Laut, M. Zazuli, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya untuk menjadi pusat pelaksanaan tanam pangan skala besar ini. Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi kuat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, memastikan ketahanan pangan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan para petani di Tanah Laut.
Advertisement
Advertisement
Gerakan tanam serempak 10 ribu hektare di Tanah Laut menjadi sorotan nasional dengan kehadiran perwakilan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsatty, turut hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) provinsi dan kabupaten. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah terhadap inisiatif ini.
M. Zazuli menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah strategis yang vital dalam mendukung program nasional di sektor pertanian. Fokus utama dari program ini adalah optimalisasi lahan pertanian yang ada serta peningkatan produksi pangan secara berkelanjutan. Ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang mandiri pangan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berkomitmen penuh untuk terus mendukung program cetak sawah rakyat dan pengembangan sektor pertanian. Dengan demikian, Kabupaten Tala diharapkan dapat bertransformasi menjadi salah satu lumbung pangan yang andal dan signifikan di Kalimantan Selatan. Upaya ini memerlukan sinergi yang kuat dari berbagai pihak.
Advertisement
Advertisement
Wakil Bupati Tanah Laut, M. Zazuli, menyampaikan harapannya agar sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota semakin diperkuat melalui gerakan tanam serempak ini. Keterlibatan penyuluh pertanian dan para petani juga sangat krusial untuk mencapai keberhasilan program. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pertanian yang lebih produktif dan efisien.
Kehadiran Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsatty, dalam acara tersebut menggarisbawahi pentingnya peran sumber daya manusia pertanian dalam menyukseskan program ini. BPPSDMP memiliki mandat untuk menyiapkan SDM pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing. Dengan dukungan penyuluhan dan pelatihan yang memadai, petani diharapkan dapat mengadopsi teknik-teknik pertanian modern dan meningkatkan hasil panen mereka.
Gerakan tanam serempak ini tidak hanya berfokus pada peningkatan luasan tanam, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen. Dengan optimalisasi lahan dan penerapan praktik pertanian terbaik, diharapkan produksi pangan nasional dapat meningkat signifikan. Ini akan berkontribusi pada stabilitas pasokan pangan dan pengendalian inflasi.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menyatakan keseriusannya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian secara berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan program yang pro-petani, termasuk dukungan terhadap cetak sawah rakyat. Tujuannya adalah menjadikan Tanah Laut sebagai salah satu pilar ketahanan pangan di Kalimantan Selatan.
M. Zazuli mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan gerakan tanam serempak ini sebagai momentum penting. Ini adalah kesempatan untuk memperkuat semangat gotong royong dalam membangun sektor pertanian yang maju dan mandiri. Partisipasi aktif dari masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan.
Dengan adanya gerakan ini, diharapkan percepatan musim tanam dapat terwujud, yang pada gilirannya akan meningkatkan produksi pangan nasional. Khususnya di wilayah Kalimantan Selatan, dampak positif diharapkan terasa signifikan. Keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur bagi inisiatif serupa di masa depan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews