Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku saat ini tengah fokus mengembangkan benih kacang hijau unggul. Upaya ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan produksi tanaman pangan di wilayah tersebut. Pengembangan ini ditandai dengan panen perdana varietas Vima 1 di lahan IP2MP Makariki, Kabupaten Maluku Tengah.
Pelaksana Tugas Kepala BRMP Maluku, Gunawan, menjelaskan bahwa pengembangan benih unggul ini diarahkan untuk menghasilkan varietas yang adaptif di wilayah Maluku. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memperkuat ketersediaan benih bermutu bagi para petani.
Gunawan menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya pengembangan benih unggul spesifik lokasi. Hal ini dilakukan guna mendukung peningkatan produksi tanaman pangan di Maluku secara berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Varietas Vima 1 yang dikembangkan BRMP Maluku menunjukkan berbagai keunggulan signifikan. Varietas ini memiliki umur genjah, yaitu sekitar 57 hari, dengan potensi hasil yang tinggi.
Selain itu, Vima 1 juga unggul dalam keserempakan panen, ketahanan terhadap penyakit embun tepung, serta mutu biji yang baik. Kualitas biji ini cocok untuk konsumsi maupun produksi benih.
Pengembangan ini membuktikan bahwa varietas Vima 1 adaptif untuk dikembangkan di wilayah Maluku. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sumber benih bermutu bagi petani sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Dalam penerapannya, budidaya kacang hijau varietas Vima 1 menggunakan sistem tanam jajar legowo 4x1. Sistem ini diterapkan pada lahan seluas 0,5 hektare dengan jarak tanam 40x40 cm.
Metode budidaya yang digunakan juga bersifat organik, tanpa penggunaan bahan kimia. Pendekatan ini mendukung pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Setelah panen, tim teknis melakukan evaluasi menyeluruh terhadap produktivitas, keseragaman tanaman, mutu polong, serta potensi calon benih yang dihasilkan. Benih yang memenuhi standar kualitas ditargetkan masuk dalam kelas "stock seed" atau benih pokok berlabel ungu.
Advertisement
Advertisement
Melalui pengembangan benih kacang hijau unggul ini, BRMP Maluku menegaskan komitmennya. Komitmen ini meliputi dukungan terhadap pembangunan pertanian modern melalui inovasi varietas unggul, mekanisasi budidaya, serta penguatan sistem perbenihan daerah.
Ke depan, Gunawan berharap pengembangan varietas unggul seperti Vima 1 dapat diperluas ke wilayah lain di Maluku. Perluasan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan benih berkualitas secara berkelanjutan.
Dengan demikian, upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah secara signifikan. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan swasembada pangan lokal.
Advertisement
Sumber: AntaraNews