KAI Daop 2 Bandung Angkut 872 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026, Bukti Kepercayaan Publik

PT KAI Daop 2 Bandung sukses melayani 872.179 penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026, menegaskan posisi kereta api sebagai pilihan utama pemudik di Jawa Barat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KAI Daop 2 Bandung Angkut 872 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026, Bukti Kepercayaan Publik
PT KAI Daop 2 Bandung sukses melayani 872.179 penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026, menegaskan posisi kereta api sebagai pilihan utama pemudik di Jawa Barat. (AntaraNews)

PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat pencapaian signifikan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Sebanyak 872.179 pengguna jasa memilih moda transportasi kereta api untuk perjalanan mereka.

Angka fantastis ini menegaskan posisi kereta api sebagai pilihan utama masyarakat di Jawa Barat untuk mobilitas mudik dan balik. Periode angkutan berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April 2026.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan publik. Keberhasilan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api yang aman dan nyaman.

Selama 22 hari masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung mencatat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Sebanyak 441.610 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 2.

Sementara itu, 430.569 pelanggan tiba di berbagai stasiun dalam cakupan Daop 2 Bandung. Total 872.179 penumpang ini menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat.

Kuswardojo menyoroti bahwa tingginya angka penumpang mencerminkan keyakinan publik terhadap aspek keamanan. Kenyamanan, serta ketepatan waktu yang ditawarkan oleh layanan KAI juga menjadi faktor penting.

"KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih kepada 441.610 pelanggan berangkat dan 430.569 pelanggan datang yang telah memilih kereta api selama Angkutan Lebaran 2026, yang menjadi penambah semangat bagi kami," ujar Kuswardojo di Bandung, Jumat.

Guna menjamin kelancaran operasional dengan volume penumpang yang masif, KAI Daop 2 Bandung telah menerapkan berbagai langkah antisipatif. Ini termasuk penebalan jumlah petugas di lapangan.

Optimalisasi pemeriksaan sarana dan prasarana secara berkala juga menjadi prioritas utama. Langkah-langkah ini memastikan setiap perjalanan berjalan aman dan lancar tanpa hambatan.

"Keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, termasuk pelanggan yang telah tertib dan mengikuti aturan. Hal ini sangat membantu menciptakan perjalanan yang aman," ucapnya.

Kerja sama dari semua elemen ini sangat membantu menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa kereta api.

Meskipun masa Angkutan Lebaran 2026 telah berakhir, KAI Daop 2 Bandung tetap berkomitmen penuh. Peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas stasiun akan terus menjadi fokus utama.

Transformasi digital dan keandalan operasional juga menjadi agenda penting. Hal ini untuk menjawab kebutuhan transportasi publik yang modern dan efisien.

Kuswardojo menambahkan bahwa KAI Daop 2 berupaya menyediakan transportasi ramah lingkungan. Layanan bebas macet bagi masyarakat Jawa Barat adalah tujuan jangka panjang.

Inisiatif ini sejalan dengan visi KAI untuk terus berinovasi dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi