Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) mengambil langkah proaktif untuk meringankan beban masyarakat. Mereka membantu warga sekitar IKN memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Inisiatif ini dilakukan melalui serangkaian operasi pasar dan gerakan pangan murah yang digelar secara khusus selama bulan suci Ramadan hingga menjelang perayaan Idul Fitri.
Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Operasi pasar dan gerakan pangan murah ini merupakan upaya nyata untuk menekan potensi lonjakan harga. Hal ini juga memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah tersebut.
Gerakan pangan dan operasi pasar murah ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik ibu kota baru. Namun juga menunjukkan komitmen Otorita IKN terhadap kesejahteraan dan ketahanan pangan warga di sekitar kawasan IKN. Kegiatan ini dilaksanakan di empat kecamatan wilayah sekitar IKN, termasuk Sepaku, Penajam Paser Utara.
Advertisement
Advertisement
Menjaga Stabilitas Pangan di Sekitar IKN
Otorita IKN secara konsisten berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat. Hal ini menjadi prioritas, terutama saat momen penting seperti Ramadan dan Idul Fitri. Kerja sama erat antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat.
Kolaborasi ini bertujuan menjamin ketersediaan pangan yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi warga. Berbagai kebutuhan pokok ditawarkan dengan harga lebih rendah dari pasaran. Ini termasuk beras, elpiji tiga kilogram, minyak goreng, sayur-mayur, ikan, ayam, dan telur.
Langkah ini diharapkan mampu menekan gejolak harga yang sering terjadi menjelang hari raya. Selain itu, inisiatif ini juga memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat mengakses pangan berkualitas. Komitmen Otorita IKN ini mencerminkan perhatian serius terhadap kesejahteraan warga.
Advertisement
Advertisement
Dampak Positif bagi Masyarakat
Masyarakat menyambut baik inisiatif Otorita IKN ini dengan antusiasme tinggi. Banyak warga yang merasa sangat terbantu dengan adanya gerakan pangan murah dan operasi pasar murah. Mereka berharap kegiatan semacam ini dapat diadakan secara rutin.
Salah satu warga, Sri, mengungkapkan bahwa harga elpiji tiga kilogram yang dijual dalam kegiatan ini jauh lebih murah. Di pasaran eceran, elpiji tiga kilogram dapat mencapai Rp30.000. Sementara itu, di operasi pasar murah Otorita IKN, harganya hanya Rp20.000.
Warga lainnya, Meri, juga menambahkan bahwa perbedaan harga yang signifikan ini sangat membantu. “Kalau pangan dan pasar murah rutin diadakan, sangat membantu masyarakat karena beda harga, harganya lebih murah,” ujarnya. Ini menunjukkan dampak langsung dan positif dari program tersebut terhadap daya beli masyarakat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews