Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menunjukkan dedikasi tinggi dengan melayani langsung ribuan warga di Pasar Murah Gorontalo bersubsidi. Kegiatan ini berlangsung di halaman Masjid Baiturrahmah, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo pada Sabtu, 8 Maret 2026. Antusiasme masyarakat sangat terlihat dalam memanfaatkan program pemerintah daerah.
Pasar murah ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program ini juga bertujuan utama menjaga stabilitas harga bahan pangan. Upaya ini sangat krusial, terutama menjelang perayaan Idul Fitri di tengah bulan suci Ramadhan.
Idah Syahidah menyampaikan bahwa antusiasme warga sangat tinggi, meskipun kegiatan dilaksanakan saat bulan Ramadhan. Masyarakat rela datang demi memperoleh komoditas pangan dengan harga lebih ekonomis. Program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan pemerintah sebelumnya.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pemerintah dalam Pengendalian Inflasi
Wakil Gubernur Idah Syahidah menegaskan bahwa program Pasar Murah Gorontalo bersubsidi adalah salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi. Inisiatif ini berperan penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. Selain itu, program ini efektif mengendalikan inflasi daerah, terutama saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.
Kegiatan pasar murah ini telah dilaksanakan di tiga titik sebelumnya. Boalemo menjadi lokasi keempat dari rangkaian program tersebut. Rencananya, pekan depan pasar murah akan berlanjut di halaman Kejaksaan Tinggi dan Lapangan Mapolda Gorontalo, bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Gorontalo.
Idah Syahidah mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Boalemo. Jumlah warga yang hadir sangat ramai. Ini menunjukkan kebutuhan besar akan akses pangan murah.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Berbagai Pihak dan Mekanisme Subsidi
Pelaksanaan Pasar Murah Gorontalo kali ini melibatkan berbagai pihak. Kerja sama terjalin dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan perbankan di Provinsi Gorontalo. Organisasi seperti Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Dharma Wanita juga turut serta dalam kegiatan ini.
Kolaborasi tersebut berhasil menghadirkan bazar Ramadhan. Berbagai paket sembako ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat. Ini menunjukkan sinergi positif antara pemerintah dan elemen masyarakat.
Melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, pemerintah menyiapkan 1.000 kupon. Kupon ini diperuntukkan bagi masyarakat agar dapat memperoleh paket bahan pokok bersubsidi. Prioritas diberikan kepada pemegang kupon.
Advertisement
Namun, jika masih ada sisa, masyarakat lain juga dapat membeli. Mereka cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk tetap mendapatkan harga subsidi. Mekanisme ini memastikan distribusi bantuan yang merata.
Advertisement
Rincian Komoditas dan Besaran Subsidi di Pasar Murah Gorontalo
Dalam Pasar Murah Gorontalo ini, masyarakat dapat menebus tujuh komoditas bahan pokok. Total harga yang harus dibayarkan hanya Rp95.000. Padahal, harga normal dari komoditas tersebut mencapai Rp247.750.
Ini berarti masyarakat memperoleh subsidi sekitar 62 persen dari harga pasar. Subsidi besar ini sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Terutama bagi masyarakat dengan pendapatan menengah ke bawah.
Komoditas yang disediakan meliputi beras lima kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, dan cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kilogram. Selain itu, tersedia bawang merah Rp10.000 per 0,5 kilogram, gula pasir Rp10.000 per kilogram, telur Rp10.000 per 10 butir, serta ayam potong Rp20.000 per ekor.
Advertisement
Pada kesempatan yang sama, sertifikat penghargaan diserahkan kepada co-host dan sponsor Ramadhan Fair MUI 2026. Wagub Idah Syahidah menerima langsung penghargaan tersebut dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo. Ini menandai pengakuan atas dukungan berbagai pihak.
Sumber: AntaraNews