Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur merekomendasikan kegiatan wisata menyusuri keindahan Sungai Mahakam. Aktivitas ini menjadi pilihan seru bagi masyarakat yang ingin menikmati waktu ngabuburit menjelang berbuka puasa di Kota Samarinda, menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.
Kepala Dispar Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, menyatakan bahwa selama bulan Ramadhan ini, pengelola kapal susur sungai menawarkan paket khusus. Paket tersebut sangat menarik bagi wisatawan yang ingin berbuka puasa dengan suasana berbeda di atas kapal.
Dengan tarif terjangkau sebesar Rp90 ribu per orang, pengunjung dapat menikmati pelayaran selama dua jam penuh. Paket ini juga sudah dilengkapi dengan sajian takjil dan nasi kotak yang lezat untuk berbuka puasa secara nyaman.
Advertisement
Advertisement
Perjalanan wisata air yang menarik ini dimulai tepat pukul 17.00 WITA, memberikan pengalaman ngabuburit yang berbeda dari biasanya. Rute pelayaran dirancang untuk melintasi berbagai ikon kota, mulai dari Dermaga Samarinda Ilir, Jembatan Mahkota II yang megah, hingga mencapai kawasan Big Mall yang ramai.
Setiap armada kapal susur sungai telah dilengkapi dengan fasilitas ruang shalat yang memadai. Fasilitas ini memastikan kenyamanan bagi para penumpang yang ingin menunaikan ibadah shalat Magrib di tengah indahnya pemandangan sungai.
Ririn Sari Dewi menambahkan bahwa kapasitas angkut setiap armada kapal bervariasi untuk mengakomodasi berbagai kelompok wisatawan. Kapal terkecil mampu menampung sekitar 60 penumpang, sementara kapal terbesar bisa memuat hingga 175 orang dalam sekali perjalanan.
Advertisement
Advertisement
Pengalaman wisata susur Sungai Mahakam menawarkan perspektif unik untuk melihat sejarah serta tata kota Samarinda dari sisi perairan. Wisatawan dapat mengagumi bangunan-bangunan bersejarah dan perkembangan kota dari sudut pandang yang berbeda.
Dispar Kalimantan Timur sangat berharap wisata susur sungai ini dapat terus berkembang pesat di masa depan. Tujuannya adalah menjadi ikon pariwisata andalan Kota Samarinda yang menarik lebih banyak pengunjung.
Selain beroperasi secara reguler setiap akhir pekan untuk umum, armada kapal juga melayani sistem carter untuk rombongan khusus. Destinasi carter bisa menuju Kutai Lama maupun Tenggarong, dengan suguhan tambahan berupa atraksi adat khas Kutai yang memukau.
Advertisement
Advertisement
Meskipun memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata, sektor wisata susur Sungai Mahakam masih menghadapi beberapa tantangan. Husaini Anwar, salah satu pemilik kapal wisata, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan pada Ramadhan kali ini cenderung sepi.
Menurut Husaini, minimnya pesanan daring menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi jumlah pengunjung. Selain itu, skema parkir Dermaga Mahakam Ilir yang terlampau jauh dari lokasi dermaga juga menyulitkan akses bagi para wisatawan.
Sebagai upaya mengatasi masalah tersebut dan meningkatkan minat wisatawan, para pengusaha kapal wisata menyarankan langkah konkret kepada Pemerintah Kota Samarinda. Mereka mengusulkan agar Dermaga Samarinda Seberang dan Mahakam Ulu dijadikan pelabuhan alternatif.
Advertisement
Saran ini diharapkan dapat mempermudah akses bagi wisatawan, baik yang datang dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan jumlah pengunjung dapat meningkat dan wisata susur Sungai Mahakam semakin diminati oleh masyarakat luas.
Sumber: AntaraNews