PIHPS Nasional Rilis Harga Pangan Terkini: Cabai Rawit Merah Rp72.500/kg, Telur Ayam Rp31.500/kg

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data Harga Pangan Terkini. Simak rincian harga cabai rawit merah, telur ayam, bawang, beras, daging, gula, dan minyak goreng yang membuat pembaca penasaran.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PIHPS Nasional Rilis Harga Pangan Terkini: Cabai Rawit Merah Rp72.500/kg, Telur Ayam Rp31.500/kg
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data Harga Pangan Terkini. Simak rincian harga cabai rawit merah, telur ayam, bawang, beras, daging, gula, dan minyak goreng yang membuat pembaca penasaran. (AntaraNews)

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola oleh Bank Indonesia, baru-baru ini merilis pembaruan Harga Pangan Terkini. Data ini memberikan gambaran komprehensif mengenai fluktuasi harga komoditas penting di pasar eceran nasional.

Pembaruan harga ini dicatat pada hari Sabtu, 7 Februari, pukul 09.50 WIB, dengan fokus pada tingkat pedagang eceran di seluruh Indonesia. Informasi yang akurat dan terkini ini sangat krusial bagi masyarakat serta pelaku usaha untuk mengambil keputusan ekonomi yang tepat.

Laporan terbaru secara spesifik menyoroti harga cabai rawit merah yang mencapai Rp72.500 per kilogram dan telur ayam ras di angka Rp31.500 per kilogram. Pergerakan Harga Pangan Terkini ini dapat memengaruhi daya beli konsumen dan stabilitas ekonomi rumah tangga.

Fluktuasi Harga Cabai dan Bawang di Pasar Nasional

Selain cabai rawit merah, PIHPS Nasional juga mencatat berbagai jenis cabai lainnya dengan harga bervariasi di pasar. Cabai merah besar dilaporkan seharga Rp42.000 per kilogram, sementara cabai merah keriting berada di angka Rp43.100 per kilogram.

Tidak hanya itu, cabai rawit hijau juga menunjukkan harga yang signifikan, yakni Rp53.900 per kilogram. Variasi harga ini menunjukkan dinamika pasokan dan permintaan yang terjadi di tingkat pedagang eceran untuk komoditas cabai.

Untuk komoditas bawang, Harga Pangan Terkini menunjukkan bawang merah tercatat Rp43.350 per kilogram. Sedangkan bawang putih dijual dengan harga Rp40.450 per kilogram.

Harga-harga komoditas bumbu dapur ini memiliki dampak langsung terhadap biaya produksi makanan dan pengeluaran harian rumah tangga. Oleh karena itu, pemantauan Harga Pangan Terkini menjadi sangat penting bagi masyarakat.

Perkembangan Harga Beras dan Daging

Sektor beras, sebagai makanan pokok utama, juga menunjukkan variasi harga berdasarkan kualitasnya. Beras kualitas bawah I dan II sama-sama tercatat di harga Rp14.400 per kilogram.

Sementara itu, beras kualitas medium I dan II masing-masing dibanderol Rp15.900 per kilogram dan Rp15.750 per kilogram. Untuk beras kualitas super, harga super I mencapai Rp17.150 per kilogram, dan super II di harga Rp16.650 per kilogram.

Pada kategori daging, PIHPS Nasional melaporkan daging ayam ras seharga Rp41.000 per kilogram. Daging sapi juga terbagi menjadi dua kualitas, dengan kualitas I mencapai Rp143.250 per kilogram dan kualitas II di harga Rp135.600 per kilogram.

Stabilitas harga beras dan daging merupakan indikator penting bagi ketahanan pangan nasional. Informasi Harga Pangan Terkini ini membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengendalian inflasi.

Harga Komoditas Gula dan Minyak Goreng

Komoditas gula juga memiliki dua kategori harga yang dicatat oleh PIHPS Nasional. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.850 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di harga Rp18.350 per kilogram.

Untuk minyak goreng, data menunjukkan minyak goreng curah seharga Rp18.850 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp22.600 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp21.550 per liter.

Harga-harga ini merupakan bagian integral dari biaya hidup sehari-hari masyarakat. Pemantauan berkelanjutan terhadap Harga Pangan Terkini sangat vital untuk memastikan aksesibilitas dan keterjangkauan kebutuhan pokok.

Dengan adanya data dari PIHPS Nasional, diharapkan masyarakat dan pemerintah dapat lebih proaktif dalam menghadapi potensi perubahan harga di pasar. Ini mendukung upaya menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi