Gubernur BI Yakin Ekonomi Indonesia Terus Tumbuh hingga 2027

Gubernur BI Perry Warjiyo optimistis ekonomi Indonesia tumbuh positif hingga 2027, dengan inflasi terkendali, kredit meningkat, dan digitalisasi meluas.

Maulandy Rizki Bayu Kencana
Gubernur BI Yakin Ekonomi Indonesia Terus Tumbuh hingga 2027
Gubernur BI Yakin Ekonomi Indonesia Terus Tumbuh hingga 2027 (Merdeka.com)

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan keyakinannya bahwa perekonomian Indonesia akan terus tumbuh secara positif pada periode 2025 hingga 2027.

Optimisme tersebut didasarkan pada berbagai indikator, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, hingga kinerja penyaluran kredit.

Pernyataan itu disampaikan Perry dalam acara peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 yang digelar secara daring pada Rabu (28/1/2026).

“Kami mengajak semua, mari kita bangun optimisme. Setelah melewati 2025 dengan kinerja yang baik, yakinlah, yakinlah, Insya Allah tahun 2026 dan 2027 ekonomi Indonesia akan lebih baik lagi,” ujar Perry.

Rupiah Menguat Tajam di Pembukaan Perdagangan, Isyarat AS Tak Serang Greenland Jadi Pemicu
Rupiah menguat tajam di awal perdagangan Jumat, dipicu isyarat Presiden AS Donald Trump tak serang Greenland. Ini memberikan angin segar bagi pasar keuangan global. AntaraNews

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional akan meningkat pada 2026 dan 2027, lebih tinggi dibandingkan proyeksi tahun 2025 yang berada di kisaran 4,7–5,5 persen.

“Tahun 2026 kami perkirakan pertumbuhan ekonomi berkisar antara 4,9–5,7 persen, dengan titik tengah adalah 5,3 persen. Dan akan meningkat lagi menjadi 5,1–5,9 persen pada tahun 2027. Dengan tentu saja, titik tengah yang lebih tinggi yaitu 5,5 persen,” jelas Perry.

Dari sisi stabilitas harga, BI memperkirakan inflasi tetap terjaga pada sasaran 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen untuk periode 2026–2027.

Selain itu, Perry juga mendorong sektor perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit guna menopang pertumbuhan ekonomi.

“Teman-teman perbankan, mari kita tingkatkan kredit kita, yang Insya Allah akan naik di kisaran 8–12 persen. Dan 2027 kita dorong 9–13 persen, yakin kita dorong,” ujarnya.

Sentra QRIS UMKM Hub Malang Resmi Dibuka, Perkuat Ekonomi Digital Jawa Timur
Sentra QRIS UMKM Hub Malang Resmi Dibuka, Perkuat Ekonomi Digital Jawa Timur Netzme

Dalam kesempatan yang sama, Perry menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk terus memperkuat digitalisasi sistem pembayaran bersama asosiasi terkait. BI memproyeksikan jumlah transaksi digital mencapai 17 miliar transaksi pada 2026.

Selain itu, jumlah pengguna QRIS diperkirakan mencapai 60 juta, dengan sekitar 45 juta di antaranya berasal dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Mari optimis, optimis, optimis, yakin bahwa 2026–2027 akan lebih baik. Berhentilah wait and see. Kalau terus-terusan wait and see kita akan ketinggalan kereta,” kata Perry.

“Optimisme itu lah yang akan membawa ekonomi kita lebih baik. Mari kita bangun optimis, optimis, optimis, optimis,” tambahnya.

Rekomendasi