BPD Bali Kucurkan KUR Rp1,76 Triliun Sepanjang 2025, Dorong Ekonomi Bali

PT Bank BPD Bali berhasil mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp1,76 triliun sepanjang 2025 kepada ribuan debitur, menegaskan komitmen BPD Bali Kucurkan KUR untuk memajukan UMKM dan ekonomi daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BPD Bali Kucurkan KUR Rp1,76 Triliun Sepanjang 2025, Dorong Ekonomi Bali
PT Bank BPD Bali berhasil mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp1,76 triliun sepanjang 2025 kepada ribuan debitur, menegaskan komitmen BPD Bali Kucurkan KUR untuk memajukan UMKM dan ekonomi daerah. (AntaraNews)

PT Bank BPD Bali, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terkemuka di Pulau Dewata, telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Sepanjang tahun 2025, bank ini berhasil mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total nilai fantastis mencapai Rp1,76 triliun.

Penyaluran dana tersebut dialokasikan kepada 8.946 debitur yang tersebar di seluruh wilayah Bali, mencakup berbagai segmen usaha. Langkah strategis ini bertujuan utama untuk memberdayakan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat naik kelas dan berkontribusi lebih besar.

Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menegaskan bahwa penyaluran modal ini bukan sekadar transaksi finansial. Ia menekankan pentingnya efektivitas dana dalam mendorong kemajuan UMKM, sejalan dengan visi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Penyaluran KUR BPD Bali Fokus pada Sektor Produktif

Komposisi penyaluran KUR oleh Bank BPD Bali menunjukkan prioritas yang jelas terhadap sektor produktif. Sebanyak 61 persen dari total dana KUR dialokasikan untuk sektor ini, sementara sisanya 39 persen menyasar sektor non-produktif.

Realisasi KUR pada tahun 2025 mencakup tiga segmen utama. Segmen kecil menerima alokasi terbesar, yaitu Rp1,44 triliun yang disalurkan kepada 4.903 debitur.

Selain itu, usaha mikro mendapatkan kucuran dana sebesar Rp320 miliar untuk 3.988 debitur, dan segmen usaha super mikro menerima Rp550 juta yang didistribusikan kepada 55 debitur.

Fokus pada sektor produktif seperti pertanian, industri pengolahan, dan perikanan merupakan upaya Bank BPD Bali Kucurkan KUR untuk memperkuat fondasi ekonomi Bali. Penyaluran ini juga mencerminkan komitmen terhadap program Asta Cita Pemerintah dalam membangun ekonomi dari bawah.

Kualitas Kredit Terjaga dan Apresiasi Pemerintah Pusat

Salah satu indikator keberhasilan penyaluran KUR oleh Bank BPD Bali adalah kualitas kredit yang terjaga dengan baik. Rasio kredit bermasalah (NPL gross) tercatat sangat rendah, hanya mencapai 0,80 persen.

Capaian positif ini mendapatkan apresiasi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian). Bank BPD Bali diakui sebagai salah satu dari empat lembaga keuangan di Regional Jawa II, Bali, dan Nusa Tenggara yang berhasil menyalurkan lebih dari 60 persen KUR ke sektor produktif.

I Nyoman Sudharma menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengakselerasi pemberdayaan UMKM dan perekonomian daerah. Hal ini merupakan perwujudan nyata dari program Asta Cita Pemerintah yang berfokus pada pembangunan ekonomi dari lapisan terbawah.

Dibandingkan dengan realisasi KUR pada tahun 2024 yang mencapai Rp1,93 triliun, angka penyaluran di tahun 2025 menunjukkan sedikit penyesuaian. Meskipun demikian, komitmen bank tetap tinggi dalam mendukung sektor riil.

Dukungan Beragam Program untuk Kemandirian Ekonomi

Selain program KUR, Bank BPD Bali juga aktif dalam mendukung inisiatif lain yang sejalan dengan poin Asta Cita, khususnya dalam kemandirian pangan dan kedaulatan ekonomi. Salah satunya melalui Kredit Usaha Alat dan Mesin Pertanian (KUA).

Program KUA telah berhasil menyalurkan dana sebesar Rp8,29 miliar, mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan. Ini menunjukkan efektivitas program dalam membantu petani dan sektor pertanian di Bali.

Untuk mendorong penyerapan tenaga kerja, Bank BPD Bali juga menyalurkan Kredit Industri Padat Karya (KIPK) sebesar Rp3,3 miliar. Inisiatif ini berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Saat ini, bank tersebut juga tengah menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP), melengkapi rangkaian dukungan finansialnya. Berbagai program ini menegaskan peran vital Bank BPD Bali dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan di Bali.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi