Pabrik Baterai EV di Karawang Rampung Instalasi Mesin, Target Operasi Akhir 2026

Instalasi Battery Manufacture Equipment untuk fasilitas Module & Pack (MP) Plant telah rampung di awal tahun ini.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Pabrik Baterai EV di Karawang Rampung Instalasi Mesin, Target Operasi Akhir 2026
Pabrik Baterai EV di Karawang Rampung Instalasi Mesin, Target Operasi Akhir 2026 (Merdeka.com)

Pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai terlihat perkembangan yang signifikan.

Instalasi Battery Manufacture Equipment untuk fasilitas Module & Pack (MP) Plant telah rampung di awal tahun ini.

Pabrik tersebut dikelola oleh PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB). Perusahaan patungan yang dibentuk Mind ID melalui PT Industri Baterai Indonesia (IBI) bersama konsorsium Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL), Brunp, dan Lygend (CBL).

Fasilitas manufaktur baterai ini berada di atas lahan seluas 43 hektare dan dirancang untuk memproduksi battery cells, module, dan pack secara terintegrasi.

Pada fase pertama, kapasitas produksi ditargetkan mencapai 6,9 GWh, sebelum ditingkatkan hingga 15 GWh pada fase kedua.

MP Plant menjadi fasilitas pertama yang rampung dibangun. Pabrik ini berfungsi sebagai lini perakitan akhir, di mana sel baterai dirangkai menjadi modul dan paket baterai siap pakai untuk kendaraan listrik serta aplikasi energi lainnya. Seluruh proses produksi dirancang menggunakan sistem otomasi industri.

Sementara itu, pembangunan Cell Plant masih terus dikebut. Fasilitas ini akan memproduksi unit dasar sel baterai yang menjadi komponen utama sebelum dirakit di MP Plant.

Keberadaan dua fasilitas tersebut memungkinkan proses produksi baterai dilakukan secara menyeluruh dalam satu kawasan industri.

CATIB menargetkan fasilitas produksi baterai EV di Karawang mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2026. Pabrik ini diharapkan menjadi salah satu basis produksi baterai kendaraan listrik dalam negeri.

“Instalasi peralatan manufaktur yang telah selesai menunjukkan kesiapan fasilitas ini untuk masuk ke fase berikutnya, yakni produksi baterai,” ujar Managing Director Technology Advancement Danantara Indonesia, Dwi Susanto dalam keterangan resminya, Kamis (15/1).

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MIND ID, PT IBI, dan CATL yang mencakup kerja sama riset dan pengembangan produk baterai, energi terbarukan, serta mobilitas listrik.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menyampaikan bahwa pabrik baterai di Karawang merupakan langkah konkret untuk meningkatkan nilai tambah industri berbasis mineral.

“Fasilitas ini menjadi bagian penting dalam pengembangan industri baterai nasional,” katanya.

Sementara Direktur Utama PT IBI, Aditya Farhan Arif, menambahkan bahwa kemajuan proyek CATIB mencerminkan kesiapan infrastruktur dan kolaborasi strategis dalam pembangunan industri baterai nasional.

“Penyelesaian instalasi MP Plant menunjukkan kesiapan fasilitas manufaktur untuk mendukung produksi baterai kendaraan listrik di dalam negeri,” ujarnya.

Rekomendasi