Pasokan Listrik Ternyata Mencapai 19.228 MW Buat Lampu Tanpa Kedip Malam Tahun Baru

PLN Indonesia Power telah mengerahkan 4.882 personel siaga, yang terdiri dari 1.623 personel operasi, 675 personel pemeliharaan.

Deny19
Oleh Deny19 - Reporter
Pasokan Listrik Ternyata Mencapai 19.228 MW Buat Lampu Tanpa Kedip Malam Tahun Baru
Aktivitas perawatan dan perbaikan kabel listrik di Jakarta, Sabtu (26/12/2020). PT PLN (Persero) menjamin ketersediaan pasokan listrik sepanjang Natal dan Tahun Baru 2020-2021. (Liputan6.com/ (© 2026 Liputan6.com)

PLN Indonesia Power telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk memastikan keandalan pasokan listrik nasional selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Perusahaan menargetkan daya mampu pasok mencapai 19.228 MW.

Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power, Purnomo, menjelaskan bahwa selama periode siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru), Subholding PLN Indonesia Power akan menyediakan daya mampu netto sebesar 20.900 MW, dengan tingkat keandalan pembangkit (availability factor) rata-rata mencapai 92 persen.

"Sebanyak 443 unit mesin pembangkit yang tersebar di 43 Unit Bisnis disiagakan untuk memastikan sistem pembangkitan tetap berjalan andal dan stabil," kata Purnomo.

Kesiapan energi primer juga menjadi fokus utama, dengan kondisi yang aman. Stok batubara rata-rata tercatat mencapai 23 Hari Operasi Pembangkit (HOP), LNG 12 HOP, dan BBM 20 HOP, sehingga operasional pembangkit dapat berlangsung tanpa hambatan selama periode libur panjang.

Dari segi sumber daya manusia dan pengamanan, PLN Indonesia Power telah mengerahkan 4.882 personel siaga, yang terdiri dari 1.623 personel operasi, 675 personel pemeliharaan, dan 2.584 personel pengamanan korporat.

Untuk mendukung respons cepat di lapangan, 33 unit mobil pemadam kebakaran, 25 unit ambulans, serta berbagai peralatan pendukung dan material cadang gangguan juga disiapkan dalam jumlah yang memadai.

Selain itu, PLN Indonesia Power telah mengoperasikan 76 Posko Siaga Keandalan Pembangkit yang tersebar di seluruh wilayah kerja mereka.

"Melalui kesiapsiagaan menyeluruh ini, PLN Indonesia Power menegaskan komitmennya untuk menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru dengan nyaman, hangat, dan penuh sukacita," kata Purnomo.

PLN Siapkan 69.000 Personel untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

Pasok Listrik 19.228 MW, PLN Siap Jaga Terang Tahun Baru 2026
Aktivitas perawatan dan perbaikan kabel listrik di Jakarta, Sabtu (26/12/2020). PT PLN (Persero) menjamin ketersediaan pasokan listrik sepanjang Natal dan Tahun Baru 2020-2021. (Liputan6.com/ © 2026 Liputan6.com

Pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT PLN (Persero) telah menyiapkan 69.000 personel di seluruh Indonesia untuk memastikan keandalan pasokan listrik. Upaya ini didukung dengan penerapan sistem digital terintegrasi yang berfungsi untuk memantau dan mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem di berbagai daerah selama Nataru.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, secara langsung memimpin Commander Call secara daring bersama seluruh unit PLN di Indonesia, termasuk subholding dan anak perusahaan, di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV) Pedan, Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis, 25 Desember 2025.

"Hari ini kami melaksanakan apel siaga kelistrikan nasional, dan salah satu titik yang kami tinjau langsung adalah GITET 500 kV Pedan. Lokasi ini sangat strategis karena menjadi penghubung sistem kelistrikan Jawa--Madura--Bali," ujar Darmawan, seperti yang dikutip dari keterangan resmi pada Jumat (26/12).

Ia menegaskan bahwa seluruh personel PLN akan bersiaga 24 jam nonstop untuk memberikan perhatian penuh terhadap pasokan listrik, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem selama periode Nataru. Langkah ini sejalan dengan arahan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memastikan layanan kelistrikan tetap optimal di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam menjalankan tugasnya, para personel yang bersiaga dilengkapi dengan 1.917 unit genset, 737 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.338 Unit Gardu Bergerak (UGB), 434 unit truk crane, 4.720 unit mobil operasional, serta 4.412 unit sepeda motor operasional.

"Seluruh unit PLN telah melaporkan bahwa semua lokasi prioritas terjaga dengan optimal tanpa adanya gangguan kelistrikan, sehingga aktivitas ibadah, layanan publik, dan mobilitas masyarakat selama periode Nataru dapat berlangsung aman dan lancar," kata Darmawan.

Rekomendasi