Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pernyataan ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya pada Jumat (14/11) lalu, yang bertujuan untuk memantau langsung sarana dan prasarana bandara.
Dukungan ini diberikan sebagai upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo, yang dikenal sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia. Peningkatan ini diharapkan membawa dampak positif signifikan terhadap perekonomian lokal dan masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, AHY menekankan bahwa semakin banyak wisatawan yang datang akan semakin baik bagi pertumbuhan ekonomi di Labuan Bajo dan Nusa Tenggara Timur secara umum. Kunjungan kerja ini juga melibatkan rombongan dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk meninjau secara komprehensif fasilitas yang ada.
Advertisement
Advertisement
Optimalisasi Kapasitas dan Dampak Ekonomi Lokal
Agus Harimurti Yudhoyono menyoroti peningkatan jumlah penumpang di Bandara Internasional Komodo yang terus signifikan setiap tahun pasca-pandemi COVID-19. Kapasitas bandara yang dirancang untuk menampung 1,1 juta penumpang per tahun, kini sudah hampir terlampaui hingga bulan Oktober.
Menurut AHY, kondisi ini menunjukkan urgensi untuk menambah kapasitas terminal Bandara Internasional Komodo. Perluasan kapasitas sangat penting untuk mengakomodasi kenaikan jumlah penumpang, baik domestik maupun internasional, yang terus berdatangan ke Labuan Bajo.
Peningkatan kunjungan wisatawan ini diharapkan akan menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat. Masyarakat dapat terlibat dalam berbagai jenis usaha, termasuk di bidang ekonomi kreatif dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata.
Advertisement
Advertisement
Tren Peningkatan Penumpang dan Proyeksi Masa Depan
Data dari Bandara Internasional Komodo menunjukkan tren peningkatan jumlah penumpang yang menggembirakan. Sepanjang tahun 2024, jumlah penumpang domestik yang datang dan berangkat mencapai 970.472 orang, menunjukkan aktivitas penerbangan yang tinggi.
Untuk periode Januari hingga September 2025, tercatat sebanyak 801.810 penumpang domestik yang datang dan berangkat. Dari jumlah tersebut, 391.244 orang merupakan penumpang datang atau tiba, sementara 410.566 orang adalah penumpang yang berangkat.
Selain itu, jumlah penumpang internasional juga menunjukkan pertumbuhan yang positif. Pada periode Januari hingga September 2025, Bandara Internasional Komodo mencatat 46.382 penumpang internasional yang datang dan berangkat. Angka-angka ini mengindikasikan potensi besar Labuan Bajo sebagai gerbang pariwisata internasional.
Advertisement
Dengan adanya dukungan dan rencana pengembangan Bandara Komodo, diharapkan jumlah penumpang akan terus bertambah di bulan November dan Desember serta tahun-tahun mendatang. Hal ini akan semakin memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan di Indonesia.
Sumber: AntaraNews