Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan penyelesaian tiga proyek strategis nasional (PSN) senilai total Rp14,10 triliun pada akhir 2025. Ketiga proyek tersebut meliputi ruas Tol Sigli-Banda Aceh di Aceh, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Benteng-Kobema di Bengkulu, serta Bendungan Marangkayu di Kalimantan Timur.
Staf Ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PU Edy Juharsyah, ketiga PSN tersebut kini telah memasuki fase terakhir pengerjaan.
"Sudah hampir selesai sih. Kemarin memang ada beberapa masalah tanah seperti Tol di Sigli itu. Kita telah mendapatkan izin untuk penggunaan lahan kawasan hutannya. Sehingga Insya Allah akan selesai di akhir tahun 2025," jelasnya saat ditemui di Aryaduta Hotel, Jakarta, dikutip Jumat (14/11).
Advertisement
Penyelesaian proyek
Edy menjelaskan, penyelesaian proyek ini beda dengan peresmian proyek. Ia mencontohkan proyek Bendungan Marangkayu yang harus melewati tahap uji laik dan pengisian awal (impounding), sebelum nantinya diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Kalau bendungan memang memerlukan waktu untuk mengisi airnya dulu. Tapi mereka sudah siap melaksanakan penyelesaian konstruksinya. Karena kan itu harus diuji laik dulu, setelah lolos (uji laik) baru terbit sertifikat operasionalnya," ungkapnya.
Kendati begitu, ia tetap meyakini pemerintah bakal menuntaskan tiga PSN di akhir tahun ini. Iya, iya (selesai konstruksi ketiganya)," pungkas Edy.
Advertisement
50 PSN Tol
Sebelumnya, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menetapkan 50 proyek jalan tol sebagai proyek strategis nasional (PSN). Penetapan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025.
Pada aturan tersebut, beberapa tol eksisting dan sudah beroperasi masuk ke dalam daftar PSN. Semisal Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Jalan Tol Cimanggis-Cibitung, dan beberapa ruas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang sebagian sudah beroperasi.
Di luar itu, ada juga beberapa proyek tol yang telah direncanakan untuk dibangun atau masih tahap konstruksi. Seperti Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Tol Getaci), Tol Bojonggede-Salabenda (masuk dalam rangkaian Tol Depok-Antasari/Desari), hingga Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.
Advertisement
17 Proyek di Luar Jawa
Jika dilihat secara lokasi, mayoritas proyek tol PSN ini masih berada di Pulau Jawa, sebanyak 33 proyek. Sementara 17 proyek lainnya tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Adapun dari 17 proyek tol luar Jawa, sebanyak 14 di antaranya masuk bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatera. Sedangkan tiga lainnya yakni Jalan Tol Manado-Bitung (Sulawesi Utara), Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Kalimantan Timur), dan Jalan Tol Gilimanuk-Negara-Pekutatan-Soka-Mengwi (Bali).