Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional melaporkan perkembangan terkini mengenai harga komoditas pangan di seluruh Indonesia. Data yang dirilis oleh lembaga di bawah koordinasi Bank Indonesia ini menunjukkan adanya fluktuasi pada beberapa kebutuhan pokok. Laporan ini merupakan hasil pemantauan harga di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Per Minggu, 02 November, pukul 10.00 WIB, PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp40.660 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam ras juga terpantau di angka Rp31.400 per kilogram. Informasi ini menjadi perhatian utama bagi masyarakat dan pelaku ekonomi.
Pembaruan data ini bertujuan untuk memberikan gambaran transparan mengenai stabilitas harga pangan di pasar. Masyarakat dapat menggunakan informasi ini sebagai acuan dalam perencanaan belanja kebutuhan sehari-hari. Pemerintah juga memanfaatkan data ini untuk merumuskan kebijakan yang tepat guna menjaga daya beli.
Advertisement
Advertisement
Fluktuasi Harga Komoditas Cabai dan Bawang
Selain cabai rawit merah, PIHPS juga merinci harga jenis cabai lainnya yang menunjukkan variasi signifikan. Cabai merah besar tercatat di harga Rp49.500 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting mencapai Rp53.500 per kilogram. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar.
Cabai rawit hijau, sebagai alternatif, dilaporkan seharga Rp36.350 per kilogram. Fluktuasi harga cabai ini seringkali dipengaruhi oleh faktor musim, cuaca, dan distribusi. Ketersediaan pasokan dari sentra produksi menjadi penentu utama pergerakan harga.
Komoditas bumbu dapur penting lainnya, bawang merah, berada di kisaran Rp41.750 per kilogram. Sementara itu, harga bawang putih terpantau di angka Rp39.000 per kilogram. Kedua komoditas ini merupakan bahan pokok yang selalu dibutuhkan rumah tangga.
Advertisement
Pergerakan harga bawang ini perlu diwaspadai karena memiliki dampak langsung terhadap biaya produksi makanan. Stabilitas harga bawang sangat krusial untuk menjaga inflasi tetap terkendali. Pemerintah terus memantau pasokan untuk memastikan ketersediaan di pasar.
Advertisement
Perkembangan Harga Beras, Daging, dan Produk Lainnya
Sektor beras juga menunjukkan keragaman harga berdasarkan kualitasnya. Beras kualitas bawah I dibanderol Rp14.450 per kilogram, dan beras kualitas bawah II seharga Rp14.300 per kilogram. Ini memberikan pilihan bagi konsumen dengan daya beli berbeda.
Untuk beras kualitas medium, PIHPS mencatat beras medium I seharga Rp15.900 per kilogram dan medium II Rp15.700 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas super I mencapai Rp17.100 per kilogram dan super II di angka Rp16.600 per kilogram. Kualitas beras menjadi faktor penentu harga di pasaran.
Beralih ke produk hewani, harga daging ayam ras terpantau di Rp38.100 per kilogram. Daging sapi kualitas I dijual seharga Rp140.000 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II di angka Rp132.150 per kilogram. Harga daging ini seringkali berfluktuasi menjelang hari besar keagamaan.
Advertisement
Komoditas lain seperti gula pasir juga mengalami perbedaan harga. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.700 per kilogram, dan gula pasir lokal Rp18.050 per kilogram. Minyak goreng curah berada di Rp18.650 per liter, sementara minyak goreng kemasan bermerek I dan II masing-masing Rp22.500 dan Rp21.350 per liter.
Sumber: AntaraNews