Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, secara resmi merevisi kenaikan Target PAD Belitung 2025. Angka yang semula ditetapkan Rp154,81 miliar kini melonjak drastis menjadi Rp202,35 miliar, menunjukkan optimisme pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi pendapatan.
Revisi ini berarti kenaikan sebesar 30,7 persen dari target awal, sebuah langkah strategis yang diumumkan oleh Bupati Belitung Djoni Alamsyah di Tanjungpandan pada Selasa (14/10). Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor yang mendukung peningkatan kinerja keuangan daerah.
Kenaikan Target PAD Belitung 2025 ini didasari oleh proyeksi peningkatan kinerja perangkat daerah pengelola PAD serta potensi pendapatan yang masih bisa digali. Selain itu, strategi intensif di lapangan dan inovasi digital dalam sistem pelayanan serta pemungutan pajak daerah turut menjadi pendorong utama.
Advertisement
Advertisement
Strategi Pemkab Belitung Genjot Pendapatan Asli Daerah
Pemerintah Kabupaten Belitung tidak hanya menaikkan target tanpa dasar, melainkan telah menyiapkan serangkaian strategi komprehensif. Bupati Belitung Djoni Alamsyah menjelaskan bahwa proyeksi peningkatan kinerja perangkat daerah yang mengelola pendapatan asli daerah menjadi salah satu pertimbangan utama.
Selain itu, Pemkab Belitung juga meyakini bahwa masih banyak potensi pendapatan yang belum tergali secara maksimal. Dengan upaya lebih intensif, potensi-potensi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kas daerah.
"Masih ada potensi pendapatan yang masih bisa digali, serta dukungan strategi intensif di lapangan dan inovasi digital dalam sistem pelayanan dan pemungutan pajak daerah," jelas Djoni Alamsyah, menegaskan komitmen Pemkab terhadap peningkatan PAD.
Advertisement
Inovasi digital, khususnya dalam sistem pelayanan dan pemungutan pajak daerah, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas. Hal ini akan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya sekaligus memperluas jangkauan pemungutan.
Advertisement
Target Realistis dan Optimisme Pencapaian PAD
Meskipun Target PAD Belitung 2025 direvisi naik secara signifikan, Pemkab Belitung juga menetapkan target PAD untuk tahun 2026 yang sedikit lebih rendah, yakni sebesar Rp197,56 miliar. Penurunan ini bukan berarti pesimisme, melainkan bagian dari penyesuaian yang realistis dan terukur.
Menurut Bupati Djoni Alamsyah, target PAD 2026 tersebut merupakan yang tertinggi dan terbaik dalam sejarah Kabupaten Belitung. "Diturunkan target PAD 2026 karena bagian dari penyesuaian yang realistis dan terukur. Target PAD 2026 merupakan target tertinggi dan terbaik dalam sejarah Kabupaten Belitung karena belum pernah ada target seperti ini," katanya.
Pemerintah Kabupaten Belitung terus mengambil langkah nyata dan terukur dalam mengoptimalkan seluruh potensi sumber PAD yang menjadi kewenangan daerah. Ini dilakukan untuk menjawab dinamika fiskal dan kebutuhan pembangunan yang terus berkembang di wilayah tersebut.
Advertisement
Bupati Djoni Alamsyah menyatakan optimisme tinggi terhadap pencapaian target. "Saya optimis target PAD tahun 2025 mampu tercapai dengan cara bekerja keras serta memperkuat peran kerja sama dengan berbagai pihak," pungkasnya, menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mencapai tujuan finansial daerah.
Sumber: AntaraNews