Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, bersama Universitas Raharja telah mencapai kesepakatan penting untuk bersinergi dalam pengembangan daerah. Fokus utama kolaborasi ini adalah pada pemanfaatan teknologi informasi (TI) dan peningkatan literasi digital bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Kesepakatan ini diumumkan pada 26 September, menandai langkah maju dalam upaya digitalisasi ekonomi lokal.
Rektor Universitas Raharja, Abas Sunarya, menegaskan komitmen kampusnya untuk mendukung UMKM melalui berbagai program. Dukungan tersebut meliputi peningkatan literasi digital, pendampingan teknologi, serta implementasi sistem manajemen berbasis ISO yang telah dimiliki oleh universitas. Abas juga telah menginstruksikan program studi terkait untuk segera menindaklanjuti kesepakatan ini dengan karya nyata.
Sinergi ini merupakan tindak lanjut dari amanah Pemkot Tangerang untuk menjajaki potensi kolaborasi yang lebih luas. Universitas Raharja, dengan kekuatan utamanya di bidang teknologi dan digitalisasi, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan. Kolaborasi ini dirancang untuk lebih terukur dalam menjalankan program-program kolaboratif ke depan, memastikan dampak yang optimal bagi masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Literasi Digital dan Teknologi untuk UMKM
Kolaborasi antara Pemkot Tangerang dan Universitas Raharja secara spesifik menargetkan peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Rektor Universitas Raharja, Abas Sunarya, menyatakan, "Kita sepakat untuk mendukung UMKM lokal melalui peningkatan literasi digital, pendampingan teknologi serta implementasi sistem manajemen berbasis ISO yang telah dimiliki oleh kampus." Pernyataan ini menunjukkan fokus pada aspek praktis dan terukur dalam pengembangan UMKM.
Universitas Raharja akan berperan aktif dalam menyediakan pendampingan teknologi yang relevan dan terkini. Selain itu, implementasi sistem manajemen berbasis ISO akan membantu UMKM meningkatkan standar operasional dan kualitas produk atau layanan mereka. Hal ini penting untuk memastikan UMKM dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif dan terdigitalisasi.
Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kota Tangerang, Indri Astuti, menggarisbawahi bahwa kontribusi Universitas Raharja terhadap pembangunan kota sudah terlihat sejak lama. "Hari ini kita ingin lebih optimal, tidak hanya wacana, tapi langsung pada aspek implementasi, khususnya untuk pengembangan UMKM melalui digitalisasi,” ujarnya. Ini menegaskan bahwa sinergi ini berorientasi pada aksi nyata dan hasil konkret.
Advertisement
Advertisement
Target Implementasi dan Dampak Jangka Panjang
Salah satu program prioritas yang akan segera diimplementasikan adalah pendampingan UMKM dalam pemasaran digital dan penguatan kapasitas teknologi. Program ini dijadwalkan akan dimulai pada awal Oktober 2025, menunjukkan perencanaan yang matang dan berjangka. Target evaluasi dan output konkret diharapkan dapat tercapai pada akhir Desember 2025, memberikan kerangka waktu yang jelas untuk keberhasilan program.
Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi model kemitraan strategis yang efektif antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi. Model ini berpotensi untuk direplikasi ke wilayah lain di Indonesia. Dengan demikian, teknologi dan keilmuan yang dimiliki kampus dapat secara langsung menjawab kebutuhan masyarakat, terutama para pelaku usaha kecil dan menengah yang merupakan tulang punggung ekonomi daerah.
Indri Astuti menambahkan harapannya agar kolaborasi ini memberikan dampak signifikan. "Semoga ini menjadi pilot project yang berdampak nyata terhadap kesejahteraan warga Kota Tangerang,” katanya. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing UMKM, tetapi juga secara keseluruhan meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang.
Advertisement
Sumber: AntaraNews