PAC Health and Life Sciences Summit telah digelar untuk pertama kalinya di Jakarta. Diselenggarakan oleh ASK Health Asia dan didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Badan POM Republik Indonesia, acara ini mempertemukan lebih dari 150 pembicara dan peserta dari berbagai negara, terdiri dari pejabat pemerintah, pelaku industri, akademisi, organisasi internasional, dan investor.
Forum ini menghadirkan sejumlah sesi mendalam yang dirancang untuk mengeksplorasi keterkaitan antara kebijakan, kolaborasi, dan investasi dalam memperkuat ekosistem kesehatan dan life sciences di Indonesia.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mentransformasi sistem kesehatan nasional, memperkuat kemitraan global, dan mengundang mitra investasi dalam sektor kesehatan Indonesia yang berkembang pesat. Dia menekankan pentingnya adopsi teknologi dan model layanan inovatif.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko menyampaikan pentingnya penelitian berbasis kerja sama untuk meningkatkan pengembangan sustainable health and life sciences di Indonesia. Dia juga menekankan fokus BRIN dalam memanfaatkan sumber alam terbarukan untuk menghadapi tantangan kesehatan lokal seperti pengembangan vaksin halal.
"Kami bertujuan mendorong inovasi yang dipimpin oleh sektor swasta dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati dan infrastruktur nasional kami," ujarnya.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar memaparkan reformasi regulasi yang tengah dilakukan Indonesia dan menekankan pentingnya koordinasi strategis untuk memajukan kesehatan masyarakat, memperkuat sistem regulasi, serta mendorong inovasi di sektor life sciences.
Dia juga menyoroti meningkatnya kolaborasi BPOM dengan berbagai lembaga internasional dan menekankan pentingnya investasi dalam sumber daya manusia, infrastruktur, serta mekanisme regulasi yang lebih efektif.
“Saat ini Badan POM sedang menuju WHO Listed Authority (WLA) dan ini akan meningkatkan kredibilitas obat Indonesia di tingkat global serta memperkuat daya saing di kancah internasional," ujar Taruna.
Advertisement
Upaya Berkelanjutan Inovas dan Kemitraan Bidang Kesehatan
"Forum ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan ASK Health Asia dalam membangun platform regional untuk inovasi dan kemitraan di bidang kesehatan. Kami berupaya untuk berperan sebagai penghubung yang mempertemukan pembuat kebijakan, pelaku industri, dan akademisi di seluruh kawasan Asia Pasifik (APAC)," ujar Dr. Chang Liu, Pendiri dan CEO ASK Health Asia.
Sejumlah sesi dalam forum ini membahas berbagai isu penting yang membentuk lanskap layanan kesehatan Indonesia yang terus berkembang mulai dari reformasi yang sedang berlangsung dan dampaknya terhadap kebijakan dan industri, hingga kemitraan lintas kawasan, pembangunan kapasitas, ekosistem layanan kesehatan yang inklusif, dan peluang investasi dalam life sciences.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, pertemuan bisnis juga dilakukan dimana para pemimpin industri dapat berdiskusi secara langsung dengan para pemangku kepentingan di Indonesia, termasuk Kementerian Kesehatan dan International Finance Corporation (IFC).
Salah satu momen utama dalam rangkaian ini adalah sesi diskusi yang dipimpin oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dengan fokus pembahasan pada kolaborasi lintas regional serta inisiatif masa depan di Indonesia.