Rumah yang terlihat bersih belum tentu bebas dari ancaman kuman dan bakteri. Di balik kenyamanan dan kerapian ruangan, ternyata ada sejumlah benda yang menyimpan potensi bahaya kesehatan karena jarang dibersihkan.
Meskipun setiap sudut rumah mungkin sudah disapu dan dipel setiap hari, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa ada lima benda di rumah yang paling kotor dan sering luput dari perhatian. Ironisnya, beberapa di antaranya justru paling sering kita sentuh.
Berikut adalah daftar 5 benda kotor yang sering diabaikan dalam kebersihannya, dilansir dari Times of India;
Advertisement
Ponsel adalah salah satu benda yang paling sering kita gunakan setiap hari. Sayangnya, ponsel sering dibawa ke tempat-tempat yang tidak higienis, seperti kamar mandi. Hal ini membuat ponsel menjadi lebih kotor dibandingkan dudukan toilet.
Disarankan untuk mendeinfeksi ponsel setiap hari menggunakan tisu alkohol atau alat pembersih UV. Hindari juga membawa ponsel ke kamar mandi untuk meminimalisir risiko kontaminasi.
Advertisement
Wastafel dapur merupakan area yang sering digunakan untuk mencuci bahan makanan mentah. Tanpa pembersihan yang rutin, wastafel dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri berbahaya seperti Salmonella dan E. coli.
Membersihkan wastafel dapur dengan pemutih atau pembersih berbahan dasar pemutih secara rutin sangat penting. Selain itu, ganti spons dan kain lap secara teratur untuk menjaga kebersihan area ini.
Advertisement
Remote TV dan keyboard komputer adalah benda yang sering disentuh oleh banyak orang. Namun, keduanya jarang dibersihkan, sehingga menjadi tempat berkumpulnya kuman dan bakteri.
Untuk menjaga kebersihannya, bersihkan remote TV dan keyboard komputer secara teratur menggunakan tisu berbahan dasar alkohol atau pemutih. Ini akan membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit.
Advertisement
Spons cuci piring yang lembap dan hangat merupakan tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Oleh karena itu, penting untuk mencuci spons dengan sabun dan air panas setelah setiap penggunaan.
Rendam spons secara berkala dalam larutan pemutih atau cuka putih dan ganti spons setiap dua minggu sekali untuk menjaga kebersihannya.
Advertisement
Talenan, terutama yang terbuat dari kayu dan sudah retak atau berlubang, dapat menjadi tempat persembunyian bakteri. Cuci talenan dengan sabun dan air panas setelah setiap penggunaan.
Segera ganti talenan jika sudah rusak untuk mencegah kontaminasi makanan. Kebersihan talenan sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga.
Advertisement
Selain kelima benda di atas, ada beberapa benda lain yang juga perlu diperhatikan kebersihannya, antara lain:
- Gagang pintu dan saklar lampu: Sering disentuh dan menjadi media penyebaran bakteri.
- Handuk: Handuk lembap dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan jamur.
- Pembuka botol: Mudah menjadi kotor dan jarang dibersihkan.
- Rak piring: Mengumpulkan air dan dapat menjadi tempat tumbuhnya jamur.
- Kipas: Mengumpulkan debu dan sulit dibersihkan.
- Bagian atas lemari: Menumpuk debu dan kotoran.
- Mesin cuci: Perlu dibersihkan secara berkala untuk mencegah penumpukan bakteri dan jamur.