Maybank Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam penyelenggaraan ajang lari maraton bergengsi, Maybank Marathon, yang pada tahun 2025 akan memasuki tahun ke-14 di Bali. Acara ini bukan sekadar lomba lari biasa, melainkan sebuah manifestasi dedikasi Maybank terhadap olahraga dan keberlanjutan. Puncak acara yang akan diselenggarakan di Bali ini selalu menarik ribuan peserta dari berbagai penjuru dunia.
Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengungkapkan bahwa tujuan utama di balik Maybank Marathon bukanlah untuk mengejar keuntungan korporasi. Sebaliknya, fokus utama adalah menunjukkan komitmen terhadap olahraga, keberlanjutan, serta memberikan nilai tambah yang signifikan bagi masyarakat Bali dan Indonesia secara keseluruhan. Hal ini juga menjadi sarana efektif untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia ke kancah internasional.
Steffano Ridwan menambahkan bahwa biaya yang dikeluarkan untuk menyelenggarakan ajang berlabel elit dari World Athletics ini jauh lebih besar dibandingkan pendapatan yang diperoleh. Bahkan, Maybank juga tidak memprioritaskan akuisisi nasabah baru melalui acara ini, mengingat peserta Maybank Marathon tidak diwajibkan untuk menjadi nasabah bank swasta nasional tersebut. Ini menunjukkan bahwa motivasi di balik Maybank Marathon murni untuk kontribusi sosial dan ekonomi.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Maybank di Balik Maybank Marathon
Maybank Indonesia secara konsisten menunjukkan komitmennya yang mendalam terhadap pengembangan olahraga dan keberlanjutan melalui penyelenggaraan Maybank Marathon. Acara ini telah menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan, tidak hanya oleh para pelari profesional tetapi juga oleh masyarakat umum yang peduli akan gaya hidup sehat. Dedikasi ini tercermin dari investasi besar yang digelontorkan, meskipun secara finansial tidak mengejar profit.
Steffano Ridwan menekankan bahwa filosofi di balik Maybank Marathon adalah memberikan dampak positif yang lebih luas. Selain mempromosikan gaya hidup aktif, acara ini juga menjadi platform untuk memperkenalkan keindahan budaya dan pariwisata Indonesia kepada peserta internasional. Ini adalah bagian dari upaya Maybank untuk berkontribusi pada citra positif Indonesia di mata dunia, melampaui sekadar transaksi perbankan.
Penyelenggaraan Maybank Marathon juga membuktikan bahwa Maybank tidak menjadikan acara ini sebagai alat utama untuk mengakuisisi nasabah baru. Kebijakan ini memungkinkan partisipasi yang lebih inklusif, di mana siapa pun, terlepas dari status nasabah, dapat ikut serta. Ini memperkuat pesan bahwa Maybank Marathon adalah persembahan untuk komunitas dan bukan semata-mata strategi pemasaran.
Advertisement
Advertisement
Maybank Marathon dan Dampak Ekonomi Fantastis untuk Bali
Selain komitmen terhadap olahraga dan budaya, Maybank Marathon juga memiliki dampak ekonomi yang luar biasa, khususnya bagi Pulau Bali. Diperkirakan, ajang ini akan semakin mendorong geliat ekonomi lokal pada tahun 2025, dengan partisipasi yang mencapai 13.600 peserta. Angka ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya, menjanjikan kontribusi yang lebih besar lagi bagi perekonomian Bali.
Berdasarkan penghitungan yang dilakukan bersama salah satu mitra media, pelaksanaan Maybank Marathon pada tahun 2024 berkontribusi sekitar Rp125 miliar terhadap perekonomian di Bali. Kalkulasi ini didasarkan pada pengalian nilai belanja rata-rata peserta, yang mencapai sekitar Rp9,8 juta per orang, dengan jumlah peserta saat itu sebanyak 12.700 orang. Angka ini menunjukkan betapa signifikan belanja peserta terhadap ekonomi lokal.
Lebih lanjut, hasil kajian juga mengungkapkan adanya dampak tidak langsung sebesar Rp164 miliar dari Maybank Marathon. Dampak ini didapatkan melalui perkalian nilai dampak langsung terhadap indikator ekonomi di berbagai sektor. Sektor-sektor yang merasakan manfaat termasuk konstruksi, perdagangan, jasa informasi dan komunikasi, hingga jasa kesehatan. Ini menunjukkan efek berganda yang diciptakan oleh acara tersebut.
Advertisement
- Dampak Langsung 2024: Sekitar Rp125 miliar, dihitung dari belanja rata-rata peserta (Rp9,8 juta) dikalikan jumlah peserta (12.700 orang).
- Dampak Tidak Langsung 2024: Sekitar Rp164 miliar, didapatkan dari perkalian dampak langsung terhadap indikator ekonomi di berbagai sektor.
- Proyeksi 2025: Dengan 13.600 peserta, diharapkan dampak ekonomi akan jauh lebih besar dari Rp125 miliar.
Dengan jumlah peserta yang terus meningkat, Maybank berharap dapat membawa dampak ekonomi yang lebih besar lagi bagi Bali. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memulihkan dan mengembangkan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif. Maybank Marathon menjadi contoh nyata bagaimana event olahraga berskala internasional dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang efektif.
Sumber: AntaraNews
Advertisement