Tak Laku-Laku, Aset Tommy Soeharto Dilelang dengan Harga Lebih Murah

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) akan kembali melelang aset milik PT Timor Putra Nasional milik Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto yang kini asetnya tak kunjung terjual.

Siti Ayu Rachma
Oleh Siti Ayu Rachma - Reporter
Tak Laku-Laku, Aset Tommy Soeharto Dilelang dengan Harga Lebih Murah
Tommy Soeharto. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) akan kembali melelang aset milik PT Timor Putra Nasional milik Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto yang kini asetnya tak kunjung terjual.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Rionald Silaban mengatakan, pihaknya akan melakukan lelang kembali dengan memberikan harga yang lebih murah dibandingkan sebelumnya. Namun Rio belum memberitahukan kapan lelang tersebut dilakukan.

"Kita akan lakukan lelang lagi, tentu nanti penilaian akan dilihat dari lelang sebelumnya, dilakukan adjustment sehingga bisa laku," ujar Rionald dalam acara media briefing DJKN, Jakarta, ditulis Rabu (21/6).

Rio mengakui tak mudah mendapatkan pembeli yang langsung membeli sepaket tanah sebesar itu dengan biaya yang besar. Tetapi, jika luas tanah tersebut dipecah suratnya maka akan membutuhkan waktu yang lama, kata dia.

"Jadi kita akan melakukan lelang lagi. Tapi misalnya suratnya kita pecah-pecah nah itu jadi butuh waktu, jad kita akan coba melakukan pelelangan lagi dan melakukan adjustment terhadap harga itu yang akan kita lakukan," terangnya.

Sebagai informasi, aset Tommy yang disita oleh Satgas BLBI tak pernah laku dilelang karena terlalu luas, sehingga nilai yang dijual pun sangat besar. Adapun luas aset milik Tommy yakni 120 hektar lebih dengan nilai yang dilelang sebelumnya Rp 2,4 triliun.

Rekomendasi