Ketua Komite Tetap Bidang PPN Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rusmin Lawin meminta generasi muda lulusan kuliah untuk tidak hanya fokus menjadi pegawai negeri sipil (PNS).
Dia menyarankan, para kaum terpelajar untuk menjadi seorang wirausahawan. Hal ini demi meningkatkan rasio kewirausahaan Indonesia agar menjadi negara maju.
"Jadi, jangan mau begitu kuliah sudah (lulus) mau jadi PNS, itu salah," katanya kepada awak media di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (30/5).
Selain wirausahawan, dia juga meminta generasi muda untuk membekali diri dengan kemampuan informasi dan teknologi (IT). Hal ini demi meningkatkan daya saing kerja di era digitalisasi. "Pekerjaan (IT) akan bertambah, orang-orang IT akan lebih banyak, kita harus dorong agar anak anak muda masuk IT," ungkapnya.
Dia pun meminta pemerintah untuk terus meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia. Menurutnya, strategi tersebut sangat tepat untuk mewujudkan visi emas Indonesia menjadi negara maju pada 2045 mendatang.
"Kadin Indonesia sebagai mitra utama itu senantiasa mendukung, karena ini langkah yang baik bagaimana suatu kebijakan jangka panjang ataupun menengah itu disusun dari awal sudah melibatkan dunia usaha," pungkasnya.
Advertisement
Miris, Rasio Kewirausahaan di Indonesia Tertinggal dari Malaysia
Sebelumnya, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, saat ini kondisi eksisting rasio kewirausahaan nasional Indonesia hanya berkisar 3,47 persen. Angka ini lebih rendah dibanding negara kawasan Asia Tenggara (ASEAN), termasuk Malaysia.
"Kondisi eksisting rasio kewirausahaan nasional, dimana saat ini hanya berkisar 3,47 persen, lebih rendah dibanding negara-negara ASEAN seperti Singapura 8,76 persen, Thailand 4,26 persen dan Malaysia 4,74 persen," kata Teten Masduki dalam keterangannya, Kamis (8/4).
Padahal, untuk dikategorikan sebagai negara maju rasio kewirausahaan minimal berada di level 12 persen dari total populasi penduduk. Namun, rasio kewirausahaan di Indonesia baru mencapai 3,47 persen.
Untuk meningkatkan rasio kewirausahaan, Kemenkop UKM bersama stakeholders terkait terus menggalakkan program kewirausahaan. Khususnya, terhadap para generasi milenial.