Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan peninjauan proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) atau ibu kota baru di Kalimantan.
"Satgas akan berperan mengkoordinasikan lintas kementerian/lembaga, sesuai dengan peran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Kami akan mengecek kemajuan lapangan secara berkala," ujar Luhut dalam keterangannya, Jumat (19/5).
Dia menjelaskan, bagian paling penting yang perlu segera diselesaikan adalah masalah pertanahan. Ini perlu dilakukan agar semua bisa memberi kepastian untuk investor berinvestasi, termasuk di dalamnya adalah soal harga tanah yang perlu ditetapkan dengan mekanisme yang benar melalui appraisal.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono mengatakan sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajaran untuk mempercepat proses agar investasi di IKN dapat terealisasi sesuai dengan koridor dari peraturan perundangan yang berlaku, termasuk di dalamnya penyelesaian permasalahan pertanahan.
"Kita ingin agar segala sesuatunya clean and clear, istilahnya begitu, jadi yang akan ditawarkan kepada investor ini adalah tanah-tanah yang sudah matang dan kita ketahui harganya sehingga mereka bisa langsung menghitung," kata Bambang.
Oleh karena itu, demi mewujudkan hal tersebut, pemerintah membentuk satuan tugas yang diketuai Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Nantinya, tugas utamanya adalah untuk mengkoordinir interdep dan juga semua lembaga terkait sehingga proses percepatan investasi di IKN ini dapat berjalan dengan lebih baik dan lebih efisien.