Sidak Gabungan Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) bersama Perum Bulog, Pemprov DKI Jakarta, dan Satgas Pangan menemukan adanya indikasi bawang bombai impor asal China dengan kandungan pestisida melebihi ambang batas yang ditentukan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Tadi bawang bombai memang (pestisida) agak sedikit lebih tinggi," kata Kepala BPN/NFA Arief Prasetyo Adi di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (17/3).
Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, BPN akan mengirim sampel bawang bombai asal China yang terindikasi mengandung pestisida melebihi ambang batas tersebut ke laboratorium.
"Nanti akan dilanjutkan ke lab agar lebih akurat," ucapnya.
Di lokasi yang sama, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meminta pihak BPN untuk lebih aktif melakukan pengecekan sampel untuk memastikan keamanan pangan. Hal ini demi menjamin aspek kesehatan masyarakat.
"Ke depan, harus lebih ditingkatkan pengecekan ini ya biar aman kan masyarakat," pungkasnya.