Tren Penggunaan Aplikasi Penjualan Tiket Melejit di 2023

Tak hanya itu saja, sekarang ini banyak destinasi wisata yang sebelumnya ditutup dan sepi pengunjung kini mulai ramai karena telah dibuka kembali untuk khalayak umum. Pembatasan perjalanan bagi turis lokal maupun turis mancanegara juga sudah tidak seketat sebelumnya.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Tren Penggunaan Aplikasi Penjualan Tiket Melejit di 2023
Turis berjemur di Kuta. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Pemerintah secara resmi telah melonggarkan batasan-batasan sosial ketat yang sebelumnya wajib ditaati oleh seluruh masyarakat. Langkah ini diambil pemerintah karena terkendalinya pandemi Covid-19 di Indonesia. Acara-acara yang membuat kerumunan seperti perayaan tahun baru 2023 yang baru saja terjadi kemarin, serta mall dan tempat-tempat umum mulai difungsikan kembali.

Tak hanya itu saja, sekarang ini banyak destinasi wisata yang sebelumnya ditutup dan sepi pengunjung kini mulai ramai karena telah dibuka kembali untuk khalayak umum. Pembatasan perjalanan bagi turis lokal maupun turis mancanegara juga sudah tidak seketat sebelumnya.

Wisatawan yang telah melakukan vaksinasi, kini dipermudah untuk bepergian di beberapa destinasi wisata di Indonesia yang telah dibuka. Hal ini tentunya menarik perhatian para pelancong yang ingin liburan setelah jenuh harus berdiam diri di rumah selama masa Covid-19 lalu.

Seiring dengan dimudahkannya wisatawan untuk bepergian dan perkembangan teknologi digital yang meningkat pesat, tren pemesanan tiket online juga meningkat drastis.

Pada April 2022 lalu saja, diketahui perusahaan perkeretaapian milik negara Indonesia mencatatkan 90 persen penjualan tiket yang dilakukan secara online. Sementara loket tiket fisik terlihat sepi. Tak hanya moda transportasi kereta api saja, beberapa moda transportasi umum lainnya juga mencatatkan hal yang sama.

Pemesanan tiket secara online dianggap lebih praktis dan mudah karena bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, terlebih ketika di waktu-waktu yang mendesak.

Selain itu, banyaknya promo, harga yang terjangkau serta diskon yang menarik juga membuat banyak orang semakin mantap untuk memilih solusi pemesanan tiket mereka melalui channel-channel online. Di samping itu, tren tersebut mendorong banyak platform aplikasi penjualan tiket online mulai bermunculan seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pembelian tiket secara online.

Pada 2022 saja, berdasarkan laporan dari data.ai berjudul State of Mobile 2023, per harinya masyarakat Indonesia rata-rata menghabiskan waktu selama 5,7 jam di mana data tersebut meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya selama 5,4 jam per harinya.

Hal ini pula yang mendorong aplikasi-aplikasi penjualan tiket online untuk memberikan solusi pemesanan tiket bagi para pelancong yang hendak bepergian dengan praktis hanya melalui smartphone.

Akan tetapi, munculnya berbagai macam aplikasi penjualan tiket di Indonesia ini sering membuat masyarakat justru menjadi kebingungan karena banyak yang harus membayar admin dan tidak memberikan fee atau cashback bagi para penggunanya.

Memahami hal tersebut, PT Global Payment Indonesia merilis aplikasi PergiLagi pada Februari 2023 yang merupakan aplikasi multi fungsi untuk membantu berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia, terlebih pada pemesanan tiket.

"PergiLagi diciptakan untuk memudahkan masyarakat dalam membeli tiket pesawat nasional atau internasional, tiket kereta api, hotel, pulsa, paket data, topup game, uang elektronik, PPOB & berbagai macam produk fisik," kata Adi Cahyo Samodra selaku direktur PT Global Payment Indonesia.

Dia mengatakan, aplikasi ini juga menawarkan program kemitraan bisnis ‘Master Agen PergiLagi’ dengan berbagai keuntungan, seperti komisi transaksi 2 kali lipat lebih besar dari agen biasa, pasif income, seragam kaos, banner promosi, free printer bluetooth dan masih banyak lagi.

"Dengan adanya komisi atau cashback di setiap transaksi serta fitur-fitur yang menarik, menjadikan PergiLagi ini jauh lebih unggul dibanding dengan aplikasi travel Pada umumnya. Jadi sangat cocok bagi masyarakat yang ingin membuka usaha penjualan tiket, hotel & pembayaran berbagai macam tagihan." tutupnya.

Rekomendasi