Presiden Direktur PT Samsung Elektronik Indonesia, Hong Yeun Seuk bersyukur pemerintah telah mencabut kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia pada 30 Desember 2022. Baginya kebijakan ini menjadi angin segar karena ada secercah harapan perbaikan bisnis sektor manufaktur.
"Kebijakan tersebut angin segar bagi dunia usaha khususnya yang ada di Indonesia sehingga diharapkan kita semua bisa bangkit kembali di tahun ini," kata Hong Yeun Seuk di Kawasan Industri Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (27/1).
Dia mengungkapkan, pandemi Covid yang melanda dunia telah memberikan dampak negatif pada pertumbuhan ekonomi dunia. Akibatnya rantai pasok dunia terhambat secara signifikan.
"Tentunya keadaan ini mempengaruhi produksi dari industri manufaktur," kata dia.
Yeun Seuk mengatakan berkat kerja keras semua pihak dan dukungan dari pemerintah yang sangat baik, kegiatan ekonomi di Indonesia, khususnya di Cikarang masih mampu bertahan. Meskipun dalam suasana penuh ketidakpastian rantai pasok selama pandemi.
"Kita sangat beruntung dan patut bersyukur pemerintah Indonesia ,berhasil mengendalikan Covid dengan baik dengan berbagai dan dukungan kepada pengusaha," kata dia.
Advertisement
Di tahun 2023 ini Yeun Seuk mengatakan dunia usaha masih menghadapi tantangan ketidakpastian global. Mengingat adanya ancaman resesi global.
"Tekanan resesi global yang diprediksi kembali menjadi tangan baru bagi dunia usaha yang menuntut pengusaha untuk mengoptimalisasi biaya produksi agar lebih kompetitif," kata dia.
Dia berharap pemerintah bisa terus memberikan dukungan kepada dunia usaha.
"Oleh karena itu dukungan dari pemerintah kepada dunia usaha dengan kelancaran proses izin dan biaya produksi yang efisien adalah sangat penting dan dibutuhkan," pungkasnya.