Aturan PPKM Dicabut, PHRI: Pariwisata Bakal Cepat Pulih

Kebijakan ini dinilai akan mendorong ketahanan (resiliensi) pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan yang dihadapkan dengan ancaman krisis global. Sebab aktivitas masyarakat akan kembali pulih dan normal kembali.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Aturan PPKM Dicabut, PHRI: Pariwisata Bakal Cepat Pulih
Bali. ©2012 Merdeka.com

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyambut baik pencabutan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan pemerintah.

Kebijakan ini dinilai akan mendorong ketahanan (resiliensi) pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan yang dihadapkan dengan ancaman krisis global. Sebab aktivitas masyarakat akan kembali pulih dan normal kembali.

"Responnya dari pengusaha ini menyambut positif banget. Kalau ini terjadi, resiliensi ekonomi ini akan lebih cepat pulihnya," kata Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Jumat (30/12).

Dengan kebijakan tersebut, dia yakin berbagai bisnis akan segera pulih, termasuk sektor pariwisata. Mengingat sektor ini yang paling terpuruk sejak munculnya virus corona sampai sekarang.

"Pariwisata ini yang paling terpukul. Kalau PPKM ini dicabut, pulihnya akan cepat," kata dia.

PHRI juga mendukung kebijakan pemerintah yang tetap meningkatkan kewaspadaannya meskipun kebijakan PPKM sudah dicabut. Keberadaan Satgas Covid-19 dinilai sangat tepat untuk memantau penyebaran virus corona di masyarakat.

"Meski PPKM sudah dilepas ini tetap ada monitoringnya dan ini sangat positif sekali," kata dia.

Dia pun berharap agar di masa depan tidak ada lagi penyebaran virus yang mengakibatkan pandemi. Sehingga dia sangat mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam merespon setiap tantangan yang datang.

"Kami sangat mendukung dan semoga enggak ada penyakit lagi yah," pungkasnya.

Rekomendasi