Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditodong kelanjutan pembangunan proyek tol lintas Sumatera yang ada di pesisir barat Sumatera Barat. Anggota Banggar, Nevi Zuairina meminta pemerintah mempercepat pengerjaan proyek tol Padang-Pekanbaru sepanjang 37 kilometer.
"Saya minta pemerintah pusat selesaikan tol Padang-Pekanbaru dari pesisir barat Sumatera," kata Nevi dalam rapat Badan Anggaran dengan Pemerintah dan Bank Indonesia di Kompleks DPR, Jakarta, Senin (27/6).
Dia menyayangkan pemerintah lambat dalam menyelesaikan proyek tersebut. Padahal masyarakat setempat membutuhkan akses infrastruktur yang memadai.
Utamanya saat ini, ketika tren pemulihan ekonomi berlangsung setelah terdampak pandemi. Sebab ruas tol Padang-Pekanbaru ini masih bagian dari ruas tol trans Sumatera, bagian dari proyeks strategis pemerintah.
"Kami harap Bapak-Ibu tidak anak tirikan jalan tol ini sehingga bisa berdampak ke ekonomi," kata dia.
Menanggapi itu, Sri Mulyani menilai pemerintah tidak bermaksud untuk menganaktirikan masyarakat Sumatera Barat. Pemerintah melalui Hutama Karya dan Waskita telah menggelontorkan dana yang besar untuk menyelesaikan proyek strategis nasional tersebut.
"Menggunakan kata anak tiri itu terlalu keras, karena Hutama Karya dan Waskita sudah dikasih injeksi besar sekali untuk menyelesaikan jalan tol, terutama ruas-ruas tol yang penting," kata Sri Mulyani.
Bendahara negara ini menegaskan pemerintah telah berupaya untuk menyelesaikan berbagai proyek pembangunan yang sempat tertunda. Namun di sisi lain, pihaknya juga harus berupaya untuk menjaga kesehatan BUMN.
"Kita tetap berusaha untuk menyelesaikan dan menjaga kesehatan BUMN dan kita minta BUMN agar mendapatkan alternatif pembiayaan," pungkasnya.