Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta transformasi menuju energi baru dan terbarukan (EBT) dipercepat untuk menjamin investasi hijau atau ramah lingkungan di Indonesia. Antara lain dengan melakukan pensiun dini (early retirement) terhadap PLTU di Pulau Jawa dan Sumatera.
"Kebijakan kami untuk menjamin kepastian investasi hijau, di Jawa dan Sumatera kita mendorong early retirement PLTU ke energi baru terbarukan," ucapnya dalam acara B20 Inception Meeting, Jakarta, Kamis (27/1).
Jokowi mencatat, saat ini, ada PLTU dengan kapasitas 5,5 gigawatt (GW) yang siap dipensiunkan secara dini. Meski begitu, dia tidak menyebut secara detail lokasi PLTU yang dimaksud.
"Saat ini, ada 5,5 giga watt PLTU yang siap untuk program early retirement ini," ucapnya.
Untuk itu, Jokowi meminta partisipasi aktif kalangan pelaku usaha dalam mendukung percepatan transformasi energi baru dan terbarukan di Indonesia. Khususnya, terkait dalam penyediaan energi yang lebih ramah lingkungan melalui kegiatan investasi.
"Seperti geothermal dan solar panel. Kita akan membuka partisipasi di sektor swasta untuk berinvestasi di transisi energi ini," tutupnya.