Ini Kerugian Dahsyat Imbas Perubahan Iklim yang Bakal Ditanggung Masyarakat Indonesia

Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Bappenas memproyeksikan potensi kerugian ekonomi akibat perubahan iklim dan bencana di Indonesia mencapai Rp544 triliun. Perhitungan itu berdasarkan kajian dilakukan mulai 2020-2024.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Ini Kerugian Dahsyat Imbas Perubahan Iklim yang Bakal Ditanggung Masyarakat Indonesia
Ilustrasi tsunami. ©2012 pakistanweatherportal.com

Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Bappenas memproyeksikan potensi kerugian ekonomi akibat perubahan iklim dan bencana di Indonesia mencapai Rp544 triliun. Perhitungan itu berdasarkan kajian dilakukan mulai 2020-2024.

Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam mengatakan, potensi kerugian ekonomi itu bisa terjadi, jika tidak ada intervensi kebijakan atau business as usual. Sehingga perlu adanya antisipasi untuk bagaimana mengurangi potensi kerugian tersebut.

"Potensi kerugiannya sudah dihitung kerugiannya ekonomi akibat berbagai bencana akibat perubahan iklim ini cukup besar," kata dia dalam diskusi Transaksi ke Ekonomi Hijau, Kamis (6/1).

Dia merincikan, dari total kerugian Rp544 triliun, potensi kerugian akibat perubahan iklim di pesisir dan laut menjadi yang terbesar, yakni mencapai sekitar Rp408 triliun. Kemudian di air Rp28 triliun, sektor pertanian Rp78 triliun, dan kesehatan Rp31 triliun.

Mengantisipasi hal itu, Bappenas sudah coba melakukan kerjasama dengan kementerian/lembaga lain, baik dengan BMKG dan sebagainya, agar punya proyeksi antisipasi menghadapi perubahan iklim ke depan.

"Dan kelihatannya memang ini harus jadi catatan kita, karena ternyata proyeksi perubahan iklim ke depan untuk Indonesia ini bisa dibilang agak kurang baik, karena perubahan global tentunya akan berindikasi ke Indonesia," ujar Medrilzam.

Rekomendasi