Kemenkeu Telah Sertifikasi 23.652 Bidang Tanah Hingga November 2021

Kementerian Keuangan sertifikasi sebanyak 23.652 bidang tanah Barang Milik Negara (BMN) sejak Januari hingga 24 November 2021. Pada awal tahun, kementerian ini menargetkan mampu mensertifikasi tanah sebanyak 26.790 bidang tanah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenkeu Telah Sertifikasi 23.652 Bidang Tanah Hingga November 2021
Direktur Barang Milik Negara Kementerian Keuangan Encep Sudarwan. ©2020 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Kementerian Keuangan sertifikasi sebanyak 23.652 bidang tanah Barang Milik Negara (BMN) sejak Januari hingga 24 November 2021. Pada awal tahun, kementerian ini menargetkan mampu mensertifikasi tanah sebanyak 26.790 bidang tanah.

"Jadi sedikit lagi akan beres untuk tahun 2021," ujar Direktur BMN Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Encep Sudarwan, Jakarta, Jumat (26/11).

Menurut data Kementerian Keuangan, secara keseluruhan total capaian BMN yang telah disertifikasi sejak 2013 hingga 2021 mencapai 59.719 bidang tanah. Progres sertifikasi terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2013 ditetapkan sebesar 2.000 bidang tanah dengan realisasi 1.237 bidang. Selanjurnya, pada 2014 realisasi sertifikasi tercatat 3.483 dari target 5.000 bidang tanah.

Kemudian 2015, realisasinya 4.490 dari target 5.000 bidang tanah, pada 2016 realisasinya 3.260 dari target 3.350 bidang. Pada 2017 realisasi mencapai 3.912 atau melewati target sebanyak 3.729 bidang.

Pada 2018, realisasi mencapai sebanyak 4.915 bidang dari target 3.100. Lalu 2019 realisasi sertifikasi BMN sebanyak 6.900 dari target 6.787 bidang tanah, serta pada 2020 ada 7.870 bidang yang disertifikasi dari target 6.921.

"Sekarang targetnya sekitar 26.000. Empat kali lipat, karena kami ditugaskan untuk terus bekerja membereskan sertifikat," tandas Encep.

Rekomendasi