Menteri BUMN Tekankan Pentingnya Beriklan Meski di Tengah Pandemi, ini Alasannya

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, pandemi Covid-19 turut melumpuhkan kinerja BUMN. Tercatat, hanya 10 persen BUMN saja yang dapat bertahan hidup di tengah penyebaran virus ini.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menteri BUMN Tekankan Pentingnya Beriklan Meski di Tengah Pandemi, ini Alasannya
Erick Thohir. istimewa ©2021

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, pandemi Covid-19 turut melumpuhkan kinerja BUMN. Tercatat, hanya 10 persen BUMN saja yang dapat bertahan hidup di tengah penyebaran virus ini.

Menurutnya, 90 persen BUMN tidak berdaya saat Covid-19 masuk ke Indonesia. "Meskipun di BUMN sama seperti swasta, 90 persen terdampak pandemi, 10 persennya bisa bertahan tumbuh," ujar Menteri Erick dalam peluncuran TADEX, Selasa (29/6).

Menteri Erick berkata, peluncuran platform periklanan seperti TADEX atau Tanah Air Digital Exchange harus diapresiasi karena pengembangan produk dalam negeri ini merupakan bentuk adaptasi, inovasi dan kolaborasi yang dilakukan BUMN di tengah era disrupsi.

Pihaknya sendiri, dari Kementerian BUMN dan BUMN, tetap mempromosikan kegiatan dengan beriklan untuk meningkatkan dan menjaga brand awareness produk.

Menteri Erick mengapresiasi ketangguhan industri media dan periklanan menghadapi pandemi yang menantang. Dirinya optimis, kebutuhan beriklan akan tetap eksis meski konsumsi melemah.

"When times are good, you should advertise. When times are bad, you must advertise. Sesuai dengan arahan pak Presiden, kita harus punya komitmen dalam mengutamakan media dan agensi lokal," ujarnya.

Bahkan Menteri Erick yakin, program yang diluncurkan atas inisiasi Dewan Pers, Task Force Media Sustainability dan Telkom Group ini tidak kalah dengan produk asing seperti Google Apps.

"Platform ini merupakan premium publisher programmatic pertama karya anak bangsa yang tidak kalah dengan Google Apps. Dari Indonesia untuk Indonesia. Selamat atas peluncuran TADEX, Insya Allah dengan ridho Allah SWT, ekosistem periklanan Indonesia bangkit," tandasnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

Rekomendasi