INKA Ekspor Perdana Lokomotif dan Kereta Penumpang ke Filipina

PT Industri Kereta Api (INKA) melakukan ekspor perdana 3 Lokomotif dan 15 kereta penumpang ke Filipina, Sabtu (12/12) melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Prawansa melakukan peninjauan ekspor ini untuk Philippine National Railways (PNR).

Rita
Oleh Rita - Reporter
INKA Ekspor Perdana Lokomotif dan Kereta Penumpang ke Filipina
PT INKA. ©2013 Merdeka.com

PT Industri Kereta Api (INKA) melakukan ekspor perdana 3 Lokomotif dan 15 kereta penumpang ke Filipina, Sabtu (12/12) melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Prawansa melakukan peninjauan ekspor ini untuk Philippine National Railways (PNR).

"Selamat sukses bahwa PT INKA ini sudah banyak ekspor ke banyak negara dan kali ini ke Filipina," ujar Khofifah dalam tayangan yang diunggah di Instagram resmi PT INKA, Minggu (13/12).

Dia menjelaskan, pengiriman 3 Lokomotif dan 15 kereta penumpang ini merupakan kelanjutan dari kontrak pengadaan senilai USD 26 Juta USD atau Rp 368 miliar. Kontrak tersebut ditandatangani oleh General Manager Philippine National Railways, Junn B. Magno dengan Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro pada tanggal 28 Mei 2018 di Manila.

Ekspor kali ini merupakan ekspor perdana untuk jenis produk lokomotif produksi anak bangsa, menyusuli sukses ekspor sebelumnya yakni 2 Train Set Diesel Multiple Unit (DMU) senilai USD 9,7 Juta USD pada bulan Desember 2019. Serta, 4 trainset Diesel Multiple Unit (DMU) senilai USD 21,4 Juta USD pada bulan Februari 2020.

"Ekspor lokomotif ke Filipina ini merupakan implementasi BUMN Go Global yang selama ini telah dilakukan oleh PT INKA (Persero) melalui ekspor produk-produk kereta api keluar negeri juga menjadi bukti keberlangsungan BUMN di tengah kondisi pandemi," demikian dikutip dari Instagram PT INKA.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi