Jokowi Sebut Perpanjangan Pembebasan Bea Masuk AS Mampu Genjot Investasi RI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, keputusan Amerika Serikat melalui United States Trade Representative (USTR) untuk memperpanjang pemberian fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) kepada Indonesia, mampu memberikan kesempatan untuk memperbaiki investasi di Indonesia.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Jokowi Sebut Perpanjangan Pembebasan Bea Masuk AS Mampu Genjot Investasi RI
Presiden Joko Widodo. ©2020 Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, keputusan Amerika Serikat melalui United States Trade Representative (USTR) untuk memperpanjang pemberian fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) kepada Indonesia, mampu memberikan kesempatan untuk memperbaiki investasi di Indonesia.

"Saya ingin mengingatkan bahwa kesempatan untuk memperbaiki investasi kita diberikan peluang karena kemarin GSP untuk masuk ke Amerika sudah diberikan perpanjangan sehingga ini menjadi kesempatan karena kita adalah satu-satunya negara di asia yang mendapatkan fasilitas ini," ungkap Jokowi.

Dia berharap ekspor bisa meningkat pesat, sebab fasilitas GSP yang diberikan kepada Indonesia.

"Syukur-syukur ini juga dipakai sebagai kesempatan untuk menarik investasi karena kita ada fasilitas itu karena orang ingin mendirikan industri pabrik perusahaan di Indonesia akan menjadi lebih menarik karena untuk masuk ke Amerika kita diberikan fasilitas dari Amerika," imbuhnya.

Dia meminta agar investasi bisa dikejar pada kuartal IV-2020, sehingga pada tahun 2021, di Kuartal I bulan Januari, Februari, Maret sudah mulai bergerak lagi. "Ini dikejar di kuartal 4 dan nanti di Kuartal 1 bulan Januari, Februari, Maret sudah mulai bergerak lagi," tandasnya.

Rekomendasi