Senior Public Sector Management Specialist Bank Dunia, Erwin Ariadharma mengatakan, wabah pandemi Covid-19 telah membuat Pemerintah Indonesia mau bertransformasi secara digital dengan kekuatan penuh. Padahal sebelumnya, Pemerintah RI kerap sulit untuk diajak mengadakan pertemuan online.
"Dulu mohon maaf, kami sudah banyak sekali mengajak mereka untuk melakukan meeting secara online. Tapi mereka lebih senang untuk ada physical secara tatap muka," kata Erwin dalam sesi webinar, Jumat (9/10).
"Tapi enggak apa-apa. Sekarang mereka malah antusias, dan mereka sudah melewati batas waktu normal jam kerja. Saya lihat mereka oportunistis untuk mempercepat terjadinya transformasi digital di pemerintah," tambah dia.
Erwin pun senang dengan sikap pemerintah yang kini banyak berfokus untuk membenahi teknologi online. Secara pribadi, dia turut memberikan saran kepada pemerintah untuk lebih banyak berinvestasi pada infrastruktur digital.
"Untuk mengecek bisa terkoneksi dengan pusat ketersediaan obat dan sebagainya. Anak-anak juga jangan sampai ke pohon, ke bukit untuk cari sinyal. (Itu) untuk mendukung kita kerja dari rumah, mereka (anak sekolah) bisa belajar di luar sekolah," ungkap dia.
Beberapa saran diberikannya guna menghadapi situasi pasca pandemi. Menurut dia, pemerintah ke depan bisa lebih mengandalkan teknologi untuk dapat bekerja lebih efektif.
"To next step-nya, usulan dari saya secara pribadi, ke depan jadi tidak harus setiap hari ke kantor. Kedua juga, setelah ini, kalau kita bisa meeting secara online, bapak/ibu sudah bisa mulai memperkenalkan diri menggunakan collaboration tool untuk bisa saling bekerjasama. Jadi bisa update secara tepat dan cepat secara kolaborasi," tandasnya.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com