Lebaran 2020, Harga Kelapa Parut Naik 4 Kali Lipat Jadi Rp25.000 per Buah

Pedagang kelapa parut, Ningsih mengatakan, harga tersebut sekitar 4 kali lipat dibandingkan dengan harga normal yaitu Rp6.000 per buah. Kenaikan tersebut karena kebutuhan kelapa meningkat pesat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Lebaran 2020, Harga Kelapa Parut Naik 4 Kali Lipat Jadi Rp25.000 per Buah
Kelapa. ©2012 Merdeka.com

Kelapa menjadi salah satu kebutuhan pangan penting setiap peringatan hari raya besar, tak terkecuali Idulfitri. Pantauan merdeka.com, harga buah tersebut naik hingga dibanderol Rp25.000 per buah di Pasar Cawang, Jakarta Timur.

Pedagang kelapa parut, Ningsih mengatakan, harga tersebut sekitar 4 kali lipat dibandingkan dengan harga normal yaitu Rp6.000 per buah. Kenaikan tersebut karena kebutuhan kelapa meningkat pesat.

"Rp25.000 per buah itu tetap banyak yang beli meski mahal ya. Tapi saat seperti ini orang tetap butuh apalagi imbauan di rumah saja, pasti kebutuhan masak memasak tinggi," ujar Ningsih di Pasar Cawang, Jakarta, Minggu (24/5).

Ningsih melanjutkan, untuk mengantisipasi kenaikan dan permintaan yang tinggi pihaknya sudah memesan kelapa 10 kali lebih banyak dari kondisi normal. Namun tetap saja, ketika hari H Lebaran stok kurang.

"Harga naik karena stoknya kurang juga. Padahal sudah pesan 10 kali lebih banyak dibanding biasanya. Tetap habis. Pagi-pagi tadi sudah habis. Telat ke pasar sudah pasti tidak kebagian. Kita hubungi stok di Keramat Jati juga sudah ludes," jelasnya.

Masyarakat Tetap Beli Meski Mahal

Salah satu pembeli kelapa parut, Anggita mengatakan, tetap membeli kelapa meski harganya melambung tinggi karena kebutuhan memasak mayoritas pakai santan kelapa. Buah berbentuk bulat tersebut memang selalu naik harga saat hari raya.

"Tetap beli, soalnya masak opor, rendang, kue-kuean kan emang pakai kelapa. Kalau pakai santan instan rasanya kurang pas, makanya harga naik tetap dibeli. Nggak papa lah, harga naik asal ada stok yang bisa dibeli," jelasnya.

Rekomendasi