Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Prakerja, Panji Winanteya Ruky menyatakan bahwa proses pengumuman seleksi program kartu prakerja gelombang pertama baru akan diumumkan besok Selasa (21/4). Pengumuman ini pun molor sehari dari jadwal ditetapkan sebelumnya yang akan diumumkan pada hari ini.
Dia mengatakan, penundaan tersebut dikarenakan pihaknya masih melakukan verifikasi data peserta yang akan lolos. Sehingga, program ini bisa tersalurkan tepat sasaran kepada orang yang benar-benar membutuhkan.
"Pengumuman gelombang pertama diundur Selasa 21 April 2020. Untuk mengambil langkah ekstra untuk verifikasi identitas. Concern utama kami supaya bantuan benar-benar diterima oleh orang bersangkutan," ujarnya dalam video teleconfrence, di Jakarta Senin (20/4)
Menurutnya proses verifikasi yang dilakukan tidaklah mudah. Mengingat, dalam program ini melibatkan banyak badan pelatihan kerja serta peserta. "Verifikasi dengan Kementerian/Lembaga dan mitra pembayaran resmi supaya memastikan akun yang didaftarkan adalah yang dimiliki NIK pendaftar," kata Panji.
Dia menambahkan, setelah peserta seleksi diumumkan maka dalam waktu dekat mereka bisa segera pelatihan yang disediakan di platform digital. Hanya saja program pelatihan tersebut akan dimulai jika saldo sudah dikirimkan.
"Segera setelah saldo tersedia di akun prakerja, maka platform digital terbuka untuk pelatihan dan masyarakat bisa memanfaatkan saldo prakerja," jelasnya.
Advertisement
Pendaftaran Gelombang II Molor
Panji menambahkan, dengan diundurnya pengumuman seleksi tersebut, maka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang II juga ikut mundur. Dari yang sebelumnya dibuka hari ini menjadi besok, Selasa (21/4). "(Pendaftaran gelombang kedua) akan dimulai besok karena kami fokus selesaikan gelombang I dengan langkah verifikasi," jelas Panji .
Namun demikian, dia belum bisa memastikan kapan waktu pasti pendaftaran untuk tahap berikutnya akan dibuka. Hal tersebut nantinya akan diumumkan di laman resmi Kartu Prakerja.
"Kami berupaya sekeras mungkin, kerja besok pagi untuk memastikan alokasi ini tetap lancar, dan masyarkakat yang dapatkan nomor dan verifikasi dapat melihat saldo besok pagi. Kami akan umumkan dan lewat dashboard di Kartu Prakerja," ujar dia.
Menurutnya, proses pendaftaran Kartu Prakerja untuk gelombang kedua menjadi terlambat gara-gara adanya ketepatan dalam pengumuman peserta yang masuk dalam tahap pertama. Pihaknya juga masih membutuhkan tambahan waktu untuk memverifikasi seluruh data peserta yang mencapai 2 juta pengguna.
"Pembukaan (gelombang IIk juga simultan. Kami berusaha terus ini dilakukan besok. Sampe sekarang pun masih proses dan memnyelesaikan masalah ini," kata Panji.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com