Menteri Wishnutama Minta Pelaku Pariwisata Batasi Kegiatan Promosi dan Pameran

Pemerintah akan terus berupaya untuk membuat kebijakan yang dapat menopang industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Dia pun berharap langkah-langkah antisipatif juga bisa diambil pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Menteri Wishnutama Minta Pelaku Pariwisata Batasi Kegiatan Promosi dan Pameran
wishnutama. ©2019 Instagram

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio meminta kepada seluruh industri pariwisata dan ekonomi kreatif Tanah Air untuk membatasi kegiatan promosi pariwisatanya. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus corona (covid-19) yang telah dinyatakan sebagai pandemi global oleh World Health Organization (WHO).

"Saya juga mengimbau para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif tidak menyelenggarakan pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE) hingga wabah pandemi covid-19 berlalu sesuai instruksi dari pemerintah,” katanya dikutip dari laman resminya, Selasa (17/3).

Dia mengatakan, pemerintah akan terus berupaya untuk membuat kebijakan yang dapat menopang industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Dia pun berharap langkah-langkah antisipatif juga bisa diambil pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya.

"Untuk sementara agar bisa membatasi kegiatan-kegiatan seperti promosi pariwisata dan ekonomi kreatif," kata dia.

Wishnutama juga mengapresiasi langkah cepat yang telah diambil sejumlah pemerintah daerah dan industri yang memutuskan untuk menunda kegiatan.

Kalaupun operasional di lokasi wisata masih tetap berjalan, dirinya berpesan agar pihak-pihak terkait bisa memperhatikan secara baik waktu operasional, jumlah yang berkunjung, dan pengetatan pintu masuk berupa pengecekan kesehatan terhadap pengunjung hingga memastikan keamanan, kenyamanan, dan higienitas.

Termasuk di antaranya menjaga sanitasi dengan menyediakan akses ke sarana cuci tangan berupa air mengalir dan sabun antiseptik, menyediakan tisu atau masker, dan melakukan disinfeksi terhadap fasilitas yang ada. Selain itu juga menyediakan alat pengukur suhu tubuh dan lainnya.

"Industri harus bisa memantau kesehatan lingkungan dan karyawan dengan baik. Serta selalu memantau perkembangan terkini dan berkoordinasi dengan pihak/lembaga terkait," kata Wishnutama.

Batasi Kegiatan

Namun, di tengah situasi yang berkembang saat ini penting bagi masyarakat untuk benar-benar membatasi kegiatan seperti arahan Presiden Joko Widodo yang telah menjadi kebijakan nasional yakni agar masyarakat bekerja dari rumah, sekolah dari rumah, dan beribadah di rumah.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian jika tidak diperlukan, kecuali untuk keperluan mendesak, melakukan social distancing, menerapkan higienitas, dan gaya hidup sehat, kata Wishnutama.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya akan memanfaatkan waktu untuk membuat perencanaan agar pada saatnya nanti dapat diimplementasikan untuk mendukung kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif secara optimal. Sehingga dapat memberikan manfaat langsung terhadap masyarakat dan perekonomian nasional.

"Dengan kesadaran dan upaya bersama kita akan bisa menghadapi virus corona. Semua bisa, dan harus mengambil peran masing-masing," ujarnya.

Rekomendasi