Menjelang Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, PT Jasa Raharja (Persero) mengadakan kegiatan mudik gratis. Bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jasa Raharja menyediakan 20 bus yang akan diberangkatkan dari Jakarta ke Jawa Tengah. Dan ada pula dari Bali.
Direktur Operasional PT Jasa Raharja Amos Sampetoding menyebutkan, selain Jakarta dan Bali, ada juga keberangkatan dari Maluku menggunakan moda transportasi kapal laut untuk tujuan Namrole, Leksula, dan Saparua Maluku Tengah. Masih menggunakan kapal laut, mudik gratis bersama Rasa Raharja juga ada pemberangkatan dari Makassar menuju Maumere.
Mudik gratis Jasa Raharja tahun ini ditargetkan jumlah pemudik sebanyak 500 orang di masing-masing kota keberangkatan. Kegiatan setiap tahunnya ini dilakukan melihat tingginya antusiasme masyarakat untuk mengikuti mudik gratis.
"Tahun lalu banyak tuntutan, banyak yang berminat. Melihat antusiasme masyarakat akan kita fasilitasi," kata Amos saat konferensi pers persiapan Jasa Raharja pada PAM Natal 2019 dan tahun baru 2020, Jakarta, Rabu (4/12).
Dia mengatakan, kegiatan mudik gratis Nataru ini merupakan salah satu program bersama pemerintah untuk membantu dan mempermudah masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ataupun berlibur. Selain itu juga mengajak masyarakat untuk pindah dari menggunakan kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum.
Selain menyediakan mudik gratis, Jasa Raharja juga menyediakan mobil unit keselamatan lalu lintas yang tersebar di 29 kantor cabang. Pemudik bisa mendapatkan pemeriksaan medis dan obat-obatan yang dibutuhkan secara gratis. Jasa Raharja juga akan menyambangi posko-posko lalu lintas dan akan memasang spanduk peringatan di beberapa titik yang ditujukan bagi pengendara agar berhati-hati.
"Kami juga memasang beberapa sarana dan prasarana untuk kelancaran lalu lintas. Kami akan pasang hampir seribu spanduk di daerah-daerah yang sering terjadi kecelakaan," jelasnya.
Tidak hanya itu, Jasa Raharja juga menyiagakan 2000 petugas yang tersebar di seluruh Indonesia yang akan melayani 24 jam. Petugas akan memonitor kasus kecelakaan selama periode Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 serta melakukan proses penyelesaian santunan bagi korban kecelakaan.