Kisah Ciputra Latih Kewirausahaan PSK

Senior Director Ciputra Group, Tanan Herwandi Antonius menceritakan pengalaman tak terlupakan selama bekerja di bawah tangan Almarhum Ir Ciputra. Dia mengaku merasakan banyak hal berharga yang didapatkan dari salah satu sosok pendiri Ciputra Group tersebut.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Kisah Ciputra Latih Kewirausahaan PSK
Senior Director Ciputra Group, Tanan Herwandi Antonius. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Senior Director Ciputra Group, Tanan Herwandi Antonius menceritakan pengalaman tak terlupakan selama bekerja di bawah tangan Almarhum Ir Ciputra. Dia mengaku merasakan banyak hal berharga yang didapatkan dari salah satu sosok pendiri Ciputra Group tersebut.

Antonius mengisahkan, suatu seketika dirinya pernah panggil oleh Ciputra. Pada saat itu, dia dimintai untuk melatih para pekerja seks komersial (PSK) agar memiliki jiwa kewirausahaan atau entrepreneurship.

"Pengalaman yang tidak bisa saya lupakan, adalah satu kali saya dipanggil oleh beliau. Beliau mengatakan, kamu harus bisa membantu mantan PSK yang sudah tua bagaimana masa depan mereka," kata dia saat melakukan konferensi pers di tempat persemayaman, Ciputra Word I, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11)

Mendengar pernyataan tersebut, dirinya tidak langsung mengiyakan permintaan Pak Ci. Sebab, di pikiran dia sama sekali tidak tahu bagaimana cara untuk melakukan hal tersebut. Namun, dirinya merasa kagum atas cara berpikirnya.

"Karena saya tidak tahu caranya bagaimana, tapi dia membicarakan itu terus-menerus hingga saya kagum bahwa ini penting bahwa rakyat jelata, orang-orang menderita itu ada di dalam hati beliau dan dia tahu entrepreneurship akan melepaskan itu," jelas dia.

Tak sampai di situ, keinginannya untuk menjadikan PSK memiliki kemampuan kewirausahaan rupanya juga diterapkan kepada para pekerja migran. Pernah ketika itu, Pak Ci sempat meneteskan air matanya ketika melihat salah satu gambar pekerja migran Malaysia yang mencoba melarikan diri dari lantai ketinggian lantai 15.

Atas dasar itu, kata Antonius dirinya ingin betul agar para pekerja migran mendapatkan binaan serta pelatihan kewirausahaan. "Lalu sejak saat itu kami memutuskan untuk melatih pekerja migran. Kami membantu pengembangan pemberdayaan pekerja migran di Singapura dan Hongkong selama delapan tahun sampai sekarang," tandas dia.

Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady mengapresiasi jasa besar pengusaha Ciputra atas perannya dalam membangun Indonesia. Meski berstatus sebagai rival pada sektor industri properti dalam negeri, dia tak mau menafikan sumbangsih Ciputra yang telah bantu membangun perekonomian Indonesia.

"Ini orang luar biasa. Yang perlu kita menghormati dia adalah dia sudah berjasa dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Dan dia juga begitu besar jasanya di dalam pembangunan (dan) pendidikan," ujar dia di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (28/11).

Rekomendasi