PT Lippo Karawaci Tbk bekerja sama dengan perusahaan pendanaan asal Jepang, SoftBank Corp dalam pengembangan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) di bidang real estate dan mobilitas di Indonesia. Penandatanganan kerjasama tersebut dihadiri oleh CEO Lippo Karawaci John Riady dengan Vice President and Head of Global Business Strategy SoftBank, Hidebumi Kitahara.
"Kami sangat senang untuk bergerak maju dan bekerja sama dengan SoftBank untuk menerapkan teknologi IoT melalui Smart Cluster Management and Smart Traffic Management di Lippo Village," ujar John di Jakarta, Kamis (28/11).
John menambahkan, meskipun perusahaannya bergerak di bidang properti, namun Lippo tidak ingin hanya berhenti sampai di situ. Smart Cluster Management memungkinkan deteksi wajah para penghuni di dalam kendaraan serta membaca plat nomor kendaraan.
Sementara Smart Traffic Management memiliki kemampuan menghitung jumlah kendaraan yang masuk serta membedakan jenis kendaraannya.
"SoftBank akan mengenalkan wawasan teknologi canggih yang dimiliki ke pusat perbelanjaan, fasilitas komersial, rumah sakit dan seluruh kawasan Lippo Village. Dalam hal ini, kami bertujuan mengembangkan Lippo Village sebagai contoh model Kota Cerdas (smart city) di Asia Tenggara," tutur Hidebumi.
Nantinya, aplikasi ini akan dikembangkan di seluruh wilayah kelolaan Lippo mulai dari Lippo Karawaci, Lippo Cikarang hingga Meikarta mulai kuartal pertama 2020 mendatang.
Advertisement
Sektor Properti Masih Menarik di 2020
Head of Real Estate OLX Indonesia, Ignasius Ryan Hasim optimist sektor properti akan tetap moncer di tahun 2020. Ada beberapa faktor pendorong, salah satunya kepastian politik.
"Satu kepastian politik. Tahun lalu kan kayaknya masih tunggu, wait and see. Presidennya siapa, nomenklatur kementerian seperti apa," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (26/11).
"Setelah kementerian sudah dirilis, kita harus lihat belum terlalu banyak hal berubah. Jadi nggak ada hal berubah total," tambah dia.
Sebagai platform iklan properti, pihaknya juga aktif menjalin komunikasi dengan pengembang maupun agen properti. Sinyal yang ditangkap OLX, sektor properti masih menarik di tahun depan.
"Kita bicara sama teman-teman agen properti, pelaku properti di pasar, hampir semua daerah bilang harusnya tahun depan cukup positif. Dari sisi OLX kita merefleksikan apa yang terjadi di market," kata dia.
Reporter:Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com