Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan komitmennya soal pengembangan sumber daya manusia di pondok pesantren di Indonesia. Salah satu langkah yang bakal dilakukan, yakni membangun Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas. Tahun ini pemerintah akan membangun 1.000 BLK Komunitas di pondok pesantren.
"Tahun ini kita bangun 1.000 BLK komunitas di pondok pesantren," kata dia, di Pondok Pesantren Mifhatul Huda, Tasikmalaya Jawa Barat, Rabu (27/2)
Kehadiran BLK Komunitas akan memberikan keterampilan khusus kepada para santri. Dengan demikian para santri dapat tampil sebagai agen pengembangan ekonomi kreatif.
"Ada yang IT, dibuat gedung beserta isinya. Kalau mau desain garmen. Di kirim mesin jahit, obras, desainer untuk mengajar agar santri-santri kita juga bisa membangun ekonomi kreatif," jelas dia.
Selain itu, pemerintah akan terus mendorong pembangunan bank wakaf mikro di pondok-pondok pesantren. Hal ini tentu akan sangat membantu masyarakat di sekitar pondok pesantren untuk mengakses permodalan.
"Bank Wakaf mikro. Memang belum semuanya. Tapi didirikan di 44 pondok pesantren. Satu pondok diberikan modal kurang lebih Rp 8 miliar untuk pinjaman di pondok atau di lingkungan (sekitar pondok pesantren)," jelas dia.
"Sudah berjalan 2 tahun. Mau kita evaluasi. Nanti pondok-pondok pesantren yang lain juga akan diberikan bank wakaf mikro," tandasnya.