Konsumsi BBM di Jawa Tengah naik empat kali lipat selama libur Lebaran

Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di area Pertamina MOR IV Jateng-DIY meningkat empat kali lipat dibanding tahun lalu selama arus mudik dan balik Lebaran 2018. Pertamina MOR IV membuka pelayanan kepada pelanggan di 23 titik mulai dari Sragen hingga Brebes.

Dian Ade Permana
Oleh Dian Ade Permana - Reporter
Konsumsi BBM di Jawa Tengah naik empat kali lipat selama libur Lebaran
antrean di SPBU Solo. ©2014 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di area Pertamina MOR IV Jateng-DIY meningkat empat kali lipat dibanding tahun lalu selama arus mudik dan balik Lebaran 2018. Pertamina MOR IV membuka pelayanan kepada pelanggan di 23 titik mulai dari Sragen hingga Brebes.

General Manajer PT Pertamina MOR IV, Yanuar Budi Hartanto mengatakan para operator yang bertugas bahkan tidak pulang ke rumah sejak H-7 hingga tanggal 24 Juni 2018. "Layanan Pertamina di sini bersamaan dengan tol fungsional. Ada 23 titik tersebar mulai dari Sragen sampai Brebes," kata Yanuar di tol fungsional Semarang-Batang KM 420 Kendal, Jumat (22/6).

Yanuar mengatakan, sebanyak 260 petugas sudah berusaha bekerja keras melayani pelanggan. "Sampai hari ini sudah melayani 1.720 kiloliter (kl). Kami mengapresiasi kinerja para operator," ungkapnya.

Di Wilayah PT Pertamina MOR IV Jateng-DIY, selama arus mudik balik Lebaran menyiapkan langkah antisipasi untuk kenyamanan perjalanan para pemudik. Usaha yang dilakukan antara lain menambah 48 unit mobil tangki dan 292 awak. Kemudian menyiapkan 26 SPBU kantong dan 20 SPBE kantong untuk persiapan kenaikan konsumsi energi.

Selain itu ada juga 200 unit motororis yang mengangkut BBM dengan motor di lokasi padat kendaraan. Sebanyak 24 mobile dispenser juga disiagakan di 12 titik untuk melayani pemudik.

Di level SPBU juga mengalami kenaikan konsumsi contohnya SPBU KM 22 dengan kode 43.507.17 di Tol Semarang-Salatiga. Selama masa satgas berlangsung, SPBU ini mengalami peningkatan tertinggi hingga 3.5 kali lipat atau 64.000 liter dari rata-rata normal hariannya yaitu 19.000 liter atau 227 persen peningkatannya.

"Secara keseluruhan SPBU di wilayah Pantura Jawa tengah juga mengalami peningkatan sebesar 33 persen untuk produk gasoline dari rata-rata normal harian. 1.094 KL menjadi 1.450 KL saat masa satgas hingga tanggal 20 Juni 2018," tandasnya.

Rekomendasi