Pemerintah godok rencana pembatasan mobil di Tol Jakarta-Cikampek saat mudik Lebaran

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi mengakui, proyek ini akan mengurangi kapasitas jalan dan berpotensi menciptakan kepadatan lalu lintas di ruas tersebut saat mudik.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pemerintah godok rencana pembatasan mobil di Tol Jakarta-Cikampek saat mudik Lebaran
Lalu lintas tol Jakarta-Cikampek macet. ©2016 Merdeka.com/Bram Salam

Kementerian Perhubungan tengah menggodog rencana pembatasan kendaraan saat mudik Lebaran 2018 di ruas tol Jakarta-Cikampek. Pembatasan ini diperlukan mengingat beberapa proyek infrastruktur sedang dikerjakan di ruas tol Jakarta-Cikampek.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi mengakui, proyek ini akan mengurangi kapasitas jalan dan berpotensi menciptakan kepadatan lalu lintas di ruas tersebut saat mudik.

"Karena kapasitas tol Jakarta Cikampek yang mulai banyak pembangunan jalan, kemudian bottle neck di KM 10 dan KM 35 dan sebagainya," kata Budi, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (14/4).

Guna menghindari kepadatan lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek, maka muncul gagasan untuk menerapkan pembatasan kendaraan yang melintasi ruas tol tersebut. Kemudian, dialihkan ke jalan arteri yang telah ditentukan.

"Tentu untuk mengurangi kepadatan di jalan tol itu yang akan dialihkan sebagian ke jalan arteri, mulai dari Jakarta, Bekasi, Karawang, sampai Cikampek. Cikampek baru masuk tol," tutur Budi.

Menurut Budi, Kementerian Perhubungan bersama instansi terkait masih menggodognya, untuk mematangkan rencana tersebut dan menentukan mekanisme pengalihan arus.

‎"Ada rencana dari kami bersama Polri dan Jasa Marga, sebagian kendaraan pribadi dari Jakarta, apakah polanya pada jam tertentu akan dialihkan sebagian ke jalan arteri biasa. Finalisasi metode dan polanya akan kami rapatkan khusus," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi