Bank Indonesia (BI) berjanji akan terus menjaga kestabilan makro Indonesia agar ekonomi bisa tumbuh hingga 5,6 persen di 2019 mendatang. Berbagai langkah struktural pun disiapkan.
"Kita beri jaminan kestabilan makro agar ekonomi tumbuh 5,1 hingga 5,5 persen di 2018 dan 5,2 hingga 5,6 persen di 2018," kata Deputi Gubernur BI, Sugeng dalam acara pelatihan wartawan di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (24/2).
Sugeng mengakui, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi pemerintah Bank Indonesia ke depannya. Salah satunya wacana kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS). Selain itu, beberapa negara lain juga berencana menaikkan suku bunganya, bahkan ada yang telah menaikkan.
"Ini tantangan bagi Bank Indonesia, dari sisi domestik kita mengharapkan adanya konsolidasi korporasi dan bisa berjalan dengan baik," kata Sugeng.
Tak hanya ekonomi terus tumbuh, BI kata Sugeng juga berkomitmen menjaga angka inflasi tetap rendah. Sebab, tak cukup ekonomi tumbuh tinggi, tapi inflasi tetap tinggi. "Kita harus lihat, inflasi kita aman dan yang lain oke sehingga kita confidence."