Turunkan harga, pemerintah sebar operasi pasar 13.000 ton beras Rp 9.300 tiap hari

Menteri Enggar mengatakan beras medium seharga Rp 9.300 per kilogram (Kg) tersebut langsung diantarkan Bulog ke distributor untuk kemudian disebarkan ke pasar. Tujuan operasi pasar tersebut untuk menekan disparitas harga yang terjadi beberapa waktu belakangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Turunkan harga, pemerintah sebar operasi pasar 13.000 ton beras Rp 9.300 tiap hari
Mendag Enggartiasto Lukita. ©2018 Merdeka.com/Anggun P Situmorang

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melepas truk bermuatan beras jenis medium dalam rangka operasi pasar. Pelepasan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti. Operasi pasar tersebut merupakan operasi lanjutan sejak November 2017.

Menteri Enggar mengatakan beras medium seharga Rp 9.300 per kilogram (Kg) tersebut langsung diantarkan Bulog ke distributor untuk kemudian disebarkan ke pasar. Tujuan operasi pasar tersebut untuk menekan disparitas harga yang terjadi beberapa waktu belakangan.

"Dengan dikucurkannya beras itu, kita akan lihat harusnya harga langsung akan turun. Apabila masih tidak turun, akan kami cek betul dari atas sampai bawah. Kami akan lihat penyebab disparitas harga yang tinggi," ujar Menteri Enggar di Gudang Perum Bulog, Jakarta Utara, Selasa (9/1).

Menteri Enggar mengatakan, pihaknya akan terus memantau kondisi pasar. Operasi pasar akan dihentikan apabila harga dan kebutuhan telah stabil. "Kalau ditanya kapan berhenti, kita akan lakukan terus. Berapa pun yang dibutuhkan kita siap, sampai harganya stabil, HET kan Rp 9.450," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bulog Djarot mengatakan operasi pasar hari ini disebarkan ke 1.800 titik pasar tradisional. Sejak 1 Januari, jumlah yang disalurkan sebanyak 13.000 ton per hari. Jumlah ini dapat bertambah sesuai kebutuhan pasar yang meningkat.

"Sekarang disebarkan ke 1.800 titik pasar tradisional di seluruh Indonesia. Sejak 1 Januari 2018, sejak diinstruksikan, maka sudah ditambah jumlah yang disebarkan per harinya sebanyak 13.000 ton. Ini untuk diguyur ke pasar agar suplai beras menjadi seimbang dan kembali kepada harga yang kita harapkan bersama," tandasnya.

Rekomendasi