Kemenkominfo gandeng Google tangani konten terorisme dan radikalisme

Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara mengatakan selama ini pihaknya butuh waktu yang lama untuk menghapus konten yang bermuatan negatif seperti radikalisme dan terorisme yang tersebar di dunia maya. Untuk itu, Kemenkominfo menggandeng Google dan Twitter untuk penanganan konten negatif tersebut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenkominfo gandeng Google tangani konten terorisme dan radikalisme
Menkominfo Rudiantara. ©2017 Merdeka.com

Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara mengatakan selama ini pihaknya butuh waktu yang lama untuk menghapus konten yang bermuatan negatif seperti radikalisme dan terorisme yang tersebar di dunia maya. Untuk itu, Kemenkominfo menggandeng Google dan Twitter untuk penanganan konten negatif tersebut."Google dan Kemenkominfo akan menerapkan suatu sistem trusted flagger," kata Rudiantara, di kantornya, Jumat (4/8).Sistem yang baru diterapkan secara efektif dua atau tiga bulan mendatang ini tidak akan berjalan tanpa kontribusi masyarakat sebagai pengguna platform internet terbesar tersebut."Lewat trusted flagger masyarakat bisa menandai konten, kemudian pihak Google akan melakukan analisis," katanya.Agar tidak disalahgunakan, Rudiantara menambahkan pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat cara yang benar melaporkan suatu konten bermuatan negatif. "Prinsipnya kan kita ingin menyelesaikan semua masalah," pungkasnya.

Rekomendasi