Menteri Pertanaian, Amran Sulaiman menyebut stok beras nasional aman untuk 10 bulan ke depan. Stok beras saat ini mencapai 2 juta ton dan siap menghadapi Ramadan dan Lebaran 2017.
"Stok beras sekarang 2 juta ton. Aman sampai sepuluh bulan ke depan," kata Mentan di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (13/4).
Sebelum Ramadan ini, stok beras masih akan bertambah 2,5 juta ton lagi karena sudah masuk musim panen. Gudang di Jawa Tengah dan Jawa Berat siap menampung hasil panen ini.
"Beras disimpan di lorong-lorong karena gudangnya penuh. Ada yang khawatirkan bahwa harga beras satu minggu sebelum Lebaran bergerak naik, kami jawab tidak," ujarnya.
Amran meminta kepada agen beras di Cipinang untuk tidak melakukan penimbunan. "Saya kira tadi sudah bicara ke agen engga akan berani, stok kita banyak 2 juta lebih. Sampai persiapan Ramadan bisa masuk 2,5 juta ton ini sangat besar."
Terkait harga, Amran menyebut hingga kini masih stabil dikisaran Rp 7.700 sampai Rp 8.000 per Kg. Pedagang diingatkan untuk tidak menaikkan harga jelang Ramadan dan Lebaran ini.
"Beras Bulog Rp 7.900, laku juga ya. Beras dalam negeri enak, harga pun kita senang. Jangan dinaikan, beras saya banyak nih, saya mau keluarin tapi nanti saja. Gudang bulog sampe penuh, jadi jangan naikkan," ujarnya.