Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai arus urbanisasi di Indonesia tak terorganisasi dengan baik. Akibatnya, pemerintah menjadi kesulitan melakukan pembangunan.
"Indonesia mirip Meksiko City, membangun infrastruktur menjadi sangat rumit. Indonesia harus perbaiki urbanisasi ini," katanya di Jakarta, Senin (27/3).
Semasa bekerja di Bank Dunia, Sri Mulyani mengaku pernah melakukan studi terkait urbanisasi di beberapa negara. Berdasarkan itu, dia menilai China paling baik dalam mengelola urbanisasi.
Negeri Tirai Bambu itu mampu menyediakan hunian bagi kaum urban.
"Kalau di China itu sistematis, perumahan mereka juga ada konversi lahan secara sentral. Kalau di sana rapi," katanya.
Namun, urbanisasi di China bukan tanpa cela. Di sana, masyarakat desa yang pindah ke kota bakal kehilangan proteksi sosial.
"Anaknya sakit enggak bisa diobati. Ketimpangan China ini salah satu penyebabnya. Mereka jadi manusia tidak dapat akses."
Berdasarkan studi juga, Sri Mulyani memberikan penilaian berbeda terhadap urbanisasi di negara-negara Asia Selatan. Di wilayah itu, urbanisasi tidak terencana dan terkontrol.
Akibatnya, daerah kumuh menjamur dimana-mana. Pemerintah setempat juga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
"Kebijakan urbanisasi tidak hanya kenyamanan masyarakat, tapi juga secara ekonomis juga memenuhi fasilitas umum seperti infrastrutur, dan fasilitas dasar seperti air bersih."