Pejabat pajak kena OTT, Kemenkeu review proses seleksi pegawai

Menteri Keuangan Sri Mulyani telah berkomitmen menciptakan integritas yang baik dalam setiap sumber daya manusianya (SDM).

Hana Adi Perdana
Oleh Hana Adi Perdana - Reporter
Pejabat pajak kena OTT, Kemenkeu review proses seleksi pegawai
Ilustrasi Suap. ©2015 Merdeka.com

Kementerian Keuangan telah melakukan yang terbaik dalam tahap seleksi pegawai termasuk pejabat. Sayangnya, upaya tersebut tidak melulu mencapai hasil yang maksimal.

Terbukti, Senin (22/11) malam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap pejabat eselon III Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, ‎Hadiyanto mengatakan, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah berkomitmen menciptakan integritas yang baik dalam setiap sumber daya manusianya (SDM).

‎"Bu Ani sudah komitmen, bangun integritas buat institusi dan SDM. Sayangnya masih kejadian," ujar Hadi di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (22/11).

Melihat kejadian tersebut, kata Hadiyanto, Kemenkeu akan melakukan review kembali terhadap proses seleksi.‎ Kedepan, kemenkeu akan lebih ketat melakukan seleksi untuk menjaring SDM yang memiliki integritas yang baik.

"Kalau ada proses yang tidak didukung integritas dan kapabilitas kita akan review itu agar lebih baik. Kita dorong orang yang lebih baik," pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah seorang pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. Kabar tersebut diperoleh dari sumber merdeka.com yang tidak ingin disebutkan namanya.

"Iya benar ada OTT," ujar sumber tersebut, Senin (21/11).

Informasinya, pejabat yang ditangkap merupakan eselon II. KPK juga menyita uang yang diduga digunakan untuk pengurangan pajak dari seorang wajib pajak. Juru bicara KPK Yuyuk Andrianti enggan membeberkan kabar penangkapan tersebut.

"Silakan tunggu besok akan dikonfirmasi," singkat Yuyuk.‎

Rekomendasi